Sekjen PBB Kritik Negara Kaya karena Terus 'Timbun' Vaksin Covid-19
Senin, 29 Maret 2021 - 22:18 WIB
loading...
A
A
A
Guterres menyesalkan bahwa sistem bantuan vaksin COVAX internasional untuk negara-negara kurang mampu mengalami "kesulitan" karena ada banyak penimbunan.
Pemimpin PBB itu mengatakan, mengakhiri pandemi sangat bergantung pada kemungkinan untuk memvaksinasi secepat mungkin populasi di seluruh dunia.
Dirinya memohon kepada negara-negara kaya untuk mendukung mekanisme yang didukung oleh G20 untuk menerapkan rencana vaksinasi global.Baca juga: Survei Charta Politika: Mayoritas Responden Setuju Penolak Vaksin COVID-19 Disanksi
Terkait dengan kemungkinan adopsi paspor vaksin, Guterres berhati-hati, mengatakan bahwa sebelum keputusan diambil, harus ada diskusi serius untuk memastikan keadilan dan untuk memastikan bahwa ada kerja sama global yang efektif.
"Yang terburuk adalah beberapa negara memilikinya dan untuk negara lain tidak (untuk) memilikinya. Akan sangat menghancurkan jika ini berarti bahwa orang dapat bergerak di negara maju tetapi tidak di negara berkembang," dia memperingatkan.
Pemimpin PBB itu mengatakan, mengakhiri pandemi sangat bergantung pada kemungkinan untuk memvaksinasi secepat mungkin populasi di seluruh dunia.
Dirinya memohon kepada negara-negara kaya untuk mendukung mekanisme yang didukung oleh G20 untuk menerapkan rencana vaksinasi global.Baca juga: Survei Charta Politika: Mayoritas Responden Setuju Penolak Vaksin COVID-19 Disanksi
Terkait dengan kemungkinan adopsi paspor vaksin, Guterres berhati-hati, mengatakan bahwa sebelum keputusan diambil, harus ada diskusi serius untuk memastikan keadilan dan untuk memastikan bahwa ada kerja sama global yang efektif.
"Yang terburuk adalah beberapa negara memilikinya dan untuk negara lain tidak (untuk) memilikinya. Akan sangat menghancurkan jika ini berarti bahwa orang dapat bergerak di negara maju tetapi tidak di negara berkembang," dia memperingatkan.
(esn)
Lihat Juga :