Rezim Kim Jong-un: DK PBB Terapkan Standar Ganda soal Uji Rudal Korut

Senin, 29 Maret 2021 - 10:35 WIB
loading...
Rezim Kim Jong-un: DK...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Foto/KCNA via REUTERS
A A A
PYONGYANG - Rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korea Utara (Korut) pada hari Senin (29/3/2021) menuduh Dewan Keamanan (DK) PBB menerapkan standar ganda soal uji coba rudal Pyongyang. Rezim itu membandingkan dengan negara-negara lain yang bebas menguji coba rudal tanpa dikritik.

Reaksi Pyongyang muncul setelah komite sanksi DK PBB mengkritik uji coba rudal Korut baru-baru ini sebagai pelanggaran resolusi PBB.

Baca juga: AS Seenaknya Uji Tembak Rudal tapi Larang Korut, Pyongyang: Ini Logika Gangster!

Korea Utara meluncurkan jenis baru rudal balistik taktis jarak pendek minggu lalu, yang mendorong Washington untuk meminta pertemuan komite sanksi DK PBB.

Pada pertemuan komite pada hari Jumat, Amerika Serikat (AS) menyerukan untuk menjatuhkan sanksi tambahan dan memperketat pelaksanaan tindakan yang ada, mengecam tes rudal tersebut sebagai pelanggaran resolusi PBB. Hal itu dipaparkan Jo Chol Su, direktur jenderal organisasi internasional di Kementerian Luar Negeri Korut.

"Pertemuan itu dirancang untuk meniadakan hak negara kita untuk membela diri," katanya, yang memperingatkan bahwa Pyongyang akan menyusun tindakan balasan.

"Ini merupakan penolakan terhadap negara berdaulat dan standar ganda yang jelas menjadi isu DK PBB, atas dasar 'resolusi' PBB—produk langsung dari kebijakan bermusuhan AS," kata Jo dalam sebuah pernyataan yang disiarkan KCNA.

"Tidak masuk akal bahwa hanya tindakan pertahanan diri kita yang benar yang harus dipilih untuk dikecam, ketika banyak negara lain di seluruh dunia menembakkan semua jenis proyektil untuk tujuan meningkatkan kekuatan militer mereka," paparnya.

Baca juga: Turki Sita Taurat Kuno yang Ditulis sebelum Yesus Lahir

Pyongyang mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya telah meluncurkan jenis baru rudal taktis jarak pendek yang mampu membawa muatan 2,5 ton. Uji tembak misil itu terjadi sehari setelah AS meremehkan dan menertawakan uji coba misil Korea Utara pada hari Minggu.

Pyongyang sendiri menghindari penggunaan kata-kata "rudal" atau "balistik" dalam konfirmasinya pada tes senjata tersebut, yang mendapat kecaman keras DK PBB.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved