Pertama sejak Biden Jadi Presiden, AS Bantu Palestina Rp216 Miliar
Jum'at, 26 Maret 2021 - 15:55 WIB
loading...
Orang-orang di Kota Tua Yerusalem mengibarkan bendera Palestina. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS), untuk pertama kalinya sejak Joe Biden menjabat sebagai presiden, mengirim bantuan senilai USD15 juta atau lebih dari Rp216,3 miliar kepada Palestina.
Bantuan kemanusiaan itu terkait penanganan COVID-19 di Tepi Barat dan Gaza.
Baca juga: Biden Awalnya Tertawakan Tembakan Rudal Korut, tapi Kini Mengancam
Paket tersebut itu menjadi pembuktian janji Biden yang akan mengembalikan bantuan keuangan kepada Palestina yang hampir seluruhnya dipotong oleh mantan presiden Donald Trump.
“Dengan bantuan ini, Badan Pembangunan Internasional AS mendukung upaya respons Catholic Relief Services’ COVID-19 di fasilitas perawatan kesehatan dan untuk keluarga rentan di Tepi Barat dan Gaza,” kata Duta Besar AS untuk PBB, Thomas-Greenfield dalam pidatonya di Dewan Keamanan PBB.
“Selain itu, bantuan ini akan mendukung program bantuan pangan darurat bagi masyarakat yang menghadapi rawan pangan, yang diperburuk oleh pandemi COVID-19," ujarnya.
Departemen Luar Negeri dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.com, Jumat (26/3/2021), juga mengonfirmasi bantuan untuk Palestina tersebut.
Bantuan kemanusiaan itu terkait penanganan COVID-19 di Tepi Barat dan Gaza.
Baca juga: Biden Awalnya Tertawakan Tembakan Rudal Korut, tapi Kini Mengancam
Paket tersebut itu menjadi pembuktian janji Biden yang akan mengembalikan bantuan keuangan kepada Palestina yang hampir seluruhnya dipotong oleh mantan presiden Donald Trump.
“Dengan bantuan ini, Badan Pembangunan Internasional AS mendukung upaya respons Catholic Relief Services’ COVID-19 di fasilitas perawatan kesehatan dan untuk keluarga rentan di Tepi Barat dan Gaza,” kata Duta Besar AS untuk PBB, Thomas-Greenfield dalam pidatonya di Dewan Keamanan PBB.
“Selain itu, bantuan ini akan mendukung program bantuan pangan darurat bagi masyarakat yang menghadapi rawan pangan, yang diperburuk oleh pandemi COVID-19," ujarnya.
Departemen Luar Negeri dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.com, Jumat (26/3/2021), juga mengonfirmasi bantuan untuk Palestina tersebut.
Lihat Juga :