Biden Ingin Pertahankan Kebijakan Trump Ekspor Drone Tempur

Jum'at, 26 Maret 2021 - 02:02 WIB
loading...
A A A
“Biden ingin memperbarui pembicaraan itu,” ungkap sejumlah sumber yang mengetahui kabar itu.

Saat jet siluman seperti F-35 seharga USD79 juta, drone jauh lebih murah tetapi masih dapat melakukan serangan rudal berisiko tinggi dan misi pengawasan tanpa membahayakan pilot.

Banyak drone buatan AS mampu terbang cepat dan membawa muatan berat, menjadikannya sangat diinginkan banyak negara.

Membeli drone AS juga sekaligus memperkuat hubungan suatu negara dengan militer AS.

“Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih (NSC) sedang mempelajari bagaimana menjaga kebijakan tersebut sementara Departemen Luar Negeri meminta sekutu dan negara lain yang menjual drone untuk mengadopsi posisi AS,” papar sejumlah sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Meskipun belum ada keputusan yang telah diloloskan ke tingkat wakil menteri, orang-orang yang diberi pengarahan tentang pembicaraan internal mengatakan condong ke arah kebijakan ekspor Trump yang lebih ekspansif.

"Mereka tidak akan mundur," ujar salah satu orang tentang kebijakan yang diharapkan Trump akan mengambil pangsa pasar dari drone buatan China.

Seorang pejabat di NSC berkata, "Pemerintah AS akan terus menggunakan kebijaksanaan nasionalnya dan memperlakukan drone besar seolah-olah berada di luar lingkup MTCR, yang ditulis untuk mengontrol proliferasi rudal jelajah.”

Menjaga kebijakan itu akan membuka pintu bagi ratusan juta dolar hingga miliaran dolar dalam penjualan AS ke pemerintah di Taiwan, India, Maroko, dan Uni Emirat Arab (UEA) yang di masa lalu telah dilarang membelinya.

Aktivis hak asasi manusia dan pendukung pengawasan senjata bukan satu-satunya suara skeptis tentang kebijakan Trump itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
Stop Ekspor Suku Cadang...
Stop Ekspor Suku Cadang Jet Tempur Siluman F-35 ke Israel!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved