Bertemu Menlu Singapura, Menlu RI Bahas Investasi hingga Pariwisata
Kamis, 25 Maret 2021 - 22:25 WIB
loading...
A
A
A
"Kedua, kami membahas persiapan yang hati-hati untuk menghidupkan kembali sektor perjalanan dan pariwisata. Kami bertukar pandangan tentang situasi COVID-19 di negara kami serta kemajuan program vaksinasi untuk kedua negara," sambungnya.
Kepada Vivian, ungkap Retno, dia menjelaskan bahwa sampai saat ini Indonesia telah memvaksinasi lebih dari sembilan juta orang dan pada satu titik Indonesia mencapai angka 500 ribu vaksinasi perhari.
"Namun, tren bagus ini jangan sampai membuat kita terlena. Sebaliknya, kami harus bekerja lebih keras untuk pulih bersama, dan untuk pulih lebih kuat. Dan, kami sangat senang memiliki Travel Corridor Arrangement (TCA) sebagai alat untuk memfasilitasi pelancong bisnis resmi dan penting. Indonesia berharap TCA terus beroperasi," ungkapnya.
Dirinya menyebut, sambil terus mengikuti perkembangan pandemi, dia dan Vivian mencatat komunikasi tentang kemungkinan untuk memiliki proyek percontohan tentang pembukaan kembali perbatasan kedua negara untuk tujuan pariwisata dengan cara yang aman, bertahap dan hati-hati.
"Kesehatan dan keselamatan para pelancong dan orang-orang adalah yang terpenting. Kami akan terus melakukan komunikasi ini," ujarnya.Baca juga: 'Terbengkalai' Sejak 2018, RI-Singapura Akhirnya Ratifikasi Perjanjian Investasi Bilateral
Kepada Vivian, ungkap Retno, dia menjelaskan bahwa sampai saat ini Indonesia telah memvaksinasi lebih dari sembilan juta orang dan pada satu titik Indonesia mencapai angka 500 ribu vaksinasi perhari.
"Namun, tren bagus ini jangan sampai membuat kita terlena. Sebaliknya, kami harus bekerja lebih keras untuk pulih bersama, dan untuk pulih lebih kuat. Dan, kami sangat senang memiliki Travel Corridor Arrangement (TCA) sebagai alat untuk memfasilitasi pelancong bisnis resmi dan penting. Indonesia berharap TCA terus beroperasi," ungkapnya.
Dirinya menyebut, sambil terus mengikuti perkembangan pandemi, dia dan Vivian mencatat komunikasi tentang kemungkinan untuk memiliki proyek percontohan tentang pembukaan kembali perbatasan kedua negara untuk tujuan pariwisata dengan cara yang aman, bertahap dan hati-hati.
"Kesehatan dan keselamatan para pelancong dan orang-orang adalah yang terpenting. Kami akan terus melakukan komunikasi ini," ujarnya.Baca juga: 'Terbengkalai' Sejak 2018, RI-Singapura Akhirnya Ratifikasi Perjanjian Investasi Bilateral
Lihat Juga :