Korea Utara Tembakkan 2 Rudal Jarak Pendek
Rabu, 24 Maret 2021 - 05:29 WIB
loading...
A
A
A
Korut baru-baru ini mengeluh di depan umum tentang babak baru latihan militer Amerika dan Korsel yang berlangsung di Korsel.
Melalui media pemerintah Korut, saudara perempuan Kim Jong-un yang berpengaruh secara politik Kim Yo-jong memperingatkan pemerintahan Biden bahwa jika mereka ingin tidur dalam damai selama empat tahun ke depan sebaiknya menahan diri untuk tidak menimbulkan bau pada langkah pertama.
Baca juga: Adik Kim Jong-un Warning AS: Jangan Bikin Bau Busuk Jika Ingin Tidur Nyenyak
Menjelang kunjungan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin ke Korsel minggu lalu, para pejabat AS telah menyatakan keprihatinan bahwa Korut mungkin telah bersiap untuk menembakkan rudal sebagai respons atas kunjungannya. Namun, peluncuran dua rudal pada akhir pekan ini terjadi beberapa hari setelah Austin meninggalkan Korsel.
Sejak perjanjian jabat tangan 2018 yang dicapai oleh mantan Presiden Donald Trump dengan Kim Jong-un, Korut belum melakukan uji coba rudal jarak jauh. Ketika Korut melanjutkan pengujian rudal balistik jarak pendek setelah perjanjian itu, pemerintahan Trump mengatakan mereka tidak melanggar semangat perjanjian tersebut.
Namun, diyakini bahwa pada saat itu Korut telah berkembang dengan teknologi rudal balistik antar benua (ICBM), meluncurkan ICBM baru yang dipamerkan dalam sebuah parade militer Oktober lalu.
Melalui media pemerintah Korut, saudara perempuan Kim Jong-un yang berpengaruh secara politik Kim Yo-jong memperingatkan pemerintahan Biden bahwa jika mereka ingin tidur dalam damai selama empat tahun ke depan sebaiknya menahan diri untuk tidak menimbulkan bau pada langkah pertama.
Baca juga: Adik Kim Jong-un Warning AS: Jangan Bikin Bau Busuk Jika Ingin Tidur Nyenyak
Menjelang kunjungan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin ke Korsel minggu lalu, para pejabat AS telah menyatakan keprihatinan bahwa Korut mungkin telah bersiap untuk menembakkan rudal sebagai respons atas kunjungannya. Namun, peluncuran dua rudal pada akhir pekan ini terjadi beberapa hari setelah Austin meninggalkan Korsel.
Sejak perjanjian jabat tangan 2018 yang dicapai oleh mantan Presiden Donald Trump dengan Kim Jong-un, Korut belum melakukan uji coba rudal jarak jauh. Ketika Korut melanjutkan pengujian rudal balistik jarak pendek setelah perjanjian itu, pemerintahan Trump mengatakan mereka tidak melanggar semangat perjanjian tersebut.
Namun, diyakini bahwa pada saat itu Korut telah berkembang dengan teknologi rudal balistik antar benua (ICBM), meluncurkan ICBM baru yang dipamerkan dalam sebuah parade militer Oktober lalu.
Lihat Juga :