Peta Pangkalan Militer Rahasia Israel Bocor ke Publik
Rabu, 24 Maret 2021 - 00:05 WIB
loading...
Peta pangkalan militer rahasia Israel secara tidak sengaja bocor ke publik. Foto/Ilustrasi
A
A
A
TEL AVIV - Militer Israel secara tidak sengaja merilis peta yang menyertakan nama dan lokasi sebagian besar pangkalannya, termasuk lokasi yang dirahasiakan. Begitu laporan media lokal Israel minggu ini.
"Kesalahan itu terjadi ketika peta, yang merinci lokasi pusat pengujian virus Corona, diunggah ke Portal Darurat Nasional oleh Komando Militer Israel," media Israel, Haaretz, melaporkan yang dikutip Al Araby, Rabu (24/3/2021).
Peta yang merinci informasi rahasia telah dihapus ketika pusat komando itu mendapat pertanyaan tentang peta tersebut.
Baca juga: Israel Uji Tembak Rudal Pencegat Baru, Bisa Lumpuhkan Ancaman Berjarak 150 Km
Bersamaan dengan lokasi pusat pengujian COVID-19 di kawasan pemukiman juga termasuk fasilitas dan pangkalan militer Israel yang digunakan oleh Angkatan Udara dan Intelijen Militer Israel.
Peta tersebut bahkan merinci secara tepat batas-batas pangkalan meskipun informasi seperti itu biasanya tidak dirihasiakan karena khawatir itu dapat digunakan oleh musuh Israel.
Seorang juru bicara mengkonfirmasi kepada Haaretz bahwa peta itu diterbitkan secara keliru dan sekarang telah dihapus dari situs web.
"Kesalahan itu terjadi ketika peta, yang merinci lokasi pusat pengujian virus Corona, diunggah ke Portal Darurat Nasional oleh Komando Militer Israel," media Israel, Haaretz, melaporkan yang dikutip Al Araby, Rabu (24/3/2021).
Peta yang merinci informasi rahasia telah dihapus ketika pusat komando itu mendapat pertanyaan tentang peta tersebut.
Baca juga: Israel Uji Tembak Rudal Pencegat Baru, Bisa Lumpuhkan Ancaman Berjarak 150 Km
Bersamaan dengan lokasi pusat pengujian COVID-19 di kawasan pemukiman juga termasuk fasilitas dan pangkalan militer Israel yang digunakan oleh Angkatan Udara dan Intelijen Militer Israel.
Peta tersebut bahkan merinci secara tepat batas-batas pangkalan meskipun informasi seperti itu biasanya tidak dirihasiakan karena khawatir itu dapat digunakan oleh musuh Israel.
Seorang juru bicara mengkonfirmasi kepada Haaretz bahwa peta itu diterbitkan secara keliru dan sekarang telah dihapus dari situs web.
Lihat Juga :