Pria Arab Saudi Dilarang Nikahi Wanita Myanmar, Kenapa?

Senin, 22 Maret 2021 - 12:20 WIB
loading...
Pria Arab Saudi Dilarang...
Ilustrasi seorang pengantin perempuan. Foto/Arab News
A A A
MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi telah melarang warga prianya menikahi wanita asal Myanmar , Pakistan, Bangladesh, dan Chad.

Belum ada penjelasan perihal alasan di balik pelarangan tersebut. Pemerintah juga menegaskan bahwa aturan pernikahan dengan warga asing selain yang berasal dari empat negara itu akan diperketat.

Baca juga: Iran Hendak Serang Pangkalan Fort McNair, Ingin Habisi Jenderal AS

Menurut angka tidak resmi, ada sekitar 500.000 wanita dari empat negara tersebut yang saat ini tinggal di Kerajaan Arab Saudi.

Menurut laporan surat kabar Makkah yang dilansir Gulf News, Senin (23/3/2021), pria Arab Saudi yang ingin menikahi wanita asing sekarang menghadapi peraturan yang lebih ketat. Laporan itu mengutip Direktur Polisi Makkah Mayor Jenderal Assaf Al-Qurashi.

Laporan itu menambahkan bahwa pengetatan aturan itu memang bertujuan untuk mencegah pria Arab Saudi menikahi orang asing. Formalitas tambahan sekarang telah ditempatkan sebelum otoritas terkait mengeluarkan izin untuk pria lokal menikah dengan orang asing.

Qurashi mengatakan mereka yang tetap ingin menikahi wanita asing harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari pemerintah dan mengajukan aplikasi pernikahan melalui jalur resmi.

Lebih lanjut, Qurashi mengatakan pria yang bercerai tidak akan diizinkan untuk melamar dalam waktu enam bulan setelah perceraiannya.

Baca juga: Filipina Marah, 220 Kapal AL China Masuk Wilayah Sengketa Laut China Selatan

Pejabat tersebut mengatakan bahwa pelamar harus berusia di atas 25 tahun dan melampirkan dokumen identitas yang ditandatangani oleh wali kota setempat serta semua dokumen identitas lainnya, termasuk salinan kartu keluarganya.

“Jika pelamar sudah menikah, harus melampirkan laporan dari rumah sakit yang membuktikan bahwa istrinya cacat, menderita penyakit kronis atau mandul,” ujarnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved