Ramai-ramai Perkosa Seorang Ibu di Depan Anaknya, 2 Pria Dihukum Mati

Senin, 22 Maret 2021 - 10:31 WIB
loading...
A A A
Kedua terdakwa akan mengajukan banding atas vonis mati tersebut, yang dijatuhkan di pengadilan anti-terorisme di Lahore.

Kasus ini telah memicu publik setempat menuntut pemerintah memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap perempuan dan memperkenalkan undang-undang baru, termasuk pembentukan pengadilan khusus untuk mempercepat persidangan kasus pemerkosaan dan pengebirian kimiawi terhadap pemerkosa berantai.

Kebiri kimiawi bagi pemerkosa melibatkan penggunaan obat-obatan untuk mengurangi libido seorang pemerkosa. Langkah itu didukung oleh Perdana Menteri Imran Khan, tetapi para aktivis mengatakan tidak jelas bagaimana hal itu akan bertindak sebagai pencegah.

Pakistan adalah negara yang sangat konservatif di mana para korban pelecehan seksual seringkali terlalu takut untuk berbicara dan pengaduan kriminal seringkali tidak diselidiki dengan serius.

Negara ini memiliki tingkat hukuman pemerkosaan yang sangat buruk, dengan data resmi menyebutkan serendah 0,3 persen.

Menurut kelompok hak asasi manusia, Justice Project Pakistan, jumlah eksekusi mati terhadap tahanan telah menurun dalam beberapa tahun terakhir menjadi 15 pada 2018-2019.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Infografis
5 Bandara Paling Sepi...
5 Bandara Paling Sepi di Indonesia, Bandara Purbalingga Mati Suri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved