Eropa Wilayah Pertama yang Lampaui 1 Juta Kematian Akibat COVID-19
Sabtu, 20 Maret 2021 - 00:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Termasuk Indonesia, Negara-negara Ini Tunda Penggunaan Vaksin AstraZeneca
Sementara jumlah kematian resmi di Rusia mencapai 94.267, setidaknya 221.534 orang tewas karena penyakit itu, menurut perhitungan Reuters yang mencakup kematian yang dilaporkan oleh badan statistik Rosstat negara itu.
Italia menjadi negara ketiga di Eropa yang melebihi lebih dari 100.000 kematian minggu lalu. Perdana Menteri Mario Draghi memperingatkan bahwa situasinya akan memburuk lagi dengan lonjakan jumlah pasien di rumah sakit.
Karena UE berupaya memenuhi target musim panasnya untuk menginokulasi 70% orang dewasa, setidaknya 13 negara di blok tersebut telah menangguhkan atau menunda penggunaan vaksin COVID-19 dari AstraZeneca setelah adanya laporan pembekuan darah pada orang yang telah menerima suntikan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau pemerintah untuk tidak menangguhkan kampanye vaksinasi, sementara Badan Obat Eropa (EMA) mengatakan bahwa jumlah kejadian tromboemboli pada orang yang divaksinasi tidak lebih tinggi dari jumlah yang terlihat pada populasi umum.
Baca juga: EMA: Vaksin AstraZeneca Aman dan Efektif
Sementara jumlah kematian resmi di Rusia mencapai 94.267, setidaknya 221.534 orang tewas karena penyakit itu, menurut perhitungan Reuters yang mencakup kematian yang dilaporkan oleh badan statistik Rosstat negara itu.
Italia menjadi negara ketiga di Eropa yang melebihi lebih dari 100.000 kematian minggu lalu. Perdana Menteri Mario Draghi memperingatkan bahwa situasinya akan memburuk lagi dengan lonjakan jumlah pasien di rumah sakit.
Karena UE berupaya memenuhi target musim panasnya untuk menginokulasi 70% orang dewasa, setidaknya 13 negara di blok tersebut telah menangguhkan atau menunda penggunaan vaksin COVID-19 dari AstraZeneca setelah adanya laporan pembekuan darah pada orang yang telah menerima suntikan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau pemerintah untuk tidak menangguhkan kampanye vaksinasi, sementara Badan Obat Eropa (EMA) mengatakan bahwa jumlah kejadian tromboemboli pada orang yang divaksinasi tidak lebih tinggi dari jumlah yang terlihat pada populasi umum.
Baca juga: EMA: Vaksin AstraZeneca Aman dan Efektif
(ian)
Lihat Juga :