WHO Desak Eropa Tetap Gunakan Vaksin AstraZeneca

Kamis, 18 Maret 2021 - 21:59 WIB
loading...
WHO Desak Eropa Tetap...
WHO menyatakan bahwa Eropa harus tetap menggunakan vaksin buatan AstraZeneca, menyebut, manfaat vaksin AstraZeneca jauh lebih besar daripada risikonya. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Eropa harus tetap menggunakan vaksin buatan AstraZeneca. WHO menyebut, manfaat vaksin AstraZeneca jauh lebih besar daripada risikonya.

Direktur Eropa WHO, Hans Kluge mencatat bahwa regulator obat-obatan Eropa sedang menyelidiki sejumlah kecil kasus pembekuan darah yang terjadi di beberapa negara Eropa, yang telah mendorong sekitar selusin pemerintah negara Uni Eropa (UE) untuk menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca.

"Sampai saat ini, kami tidak tahu apakah beberapa atau semua kondisi disebabkan oleh vaksin atau oleh faktor kebetulan lainnya," katanya dalam sebuah pernyataan.Baca juga: Termasuk Indonesia, Negara-negara Ini Tunda Penggunaan Vaksin AstraZeneca

"Namun, untuk saat ini, manfaat vaksin AstraZeneca masih jauh lebih besar daripada risikonya dan penggunaannya harus terus berlanjut, untuk menyelamatkan nyawa," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Kamis (18/3/2021).

Badan Obat Eropa atau EMA) sejauh ini mengatakan tidak menemukan hubungan sebab akibat antara vaksin dan laporan pembekuan atau pembekuan darah.

Terlepas dari jaminan ini, setidaknya 13 negara anggota UE, termasuk Jerman, Prancis, dan Italia, telah menangguhkan penggunaan tembakan itu sambil menunggu hasil penyelidikan EMA yang lebih lengkap, diharapkan akan selesai pada hari ini.

Kluge mengatakan, mendapatkan dan mempertahankan kepercayaan publik adalah "penting".Baca juga: Sempat Diragukan, AstraZeneca Tegaskan Vaksin Buatannya Aman

"Kami perlu memperbarui kepercayaan, jika hilang, untuk memulihkannya - terutama untuk AstraZeneca. Pada dasarnya kita melakukan ini dengan transparansi, jadi komunikasi sejak hari pertama sangat penting. Nomor dua menunjukkan empati kepada rakyat. Dan nomor tiga adalah menjadi kompeten," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Berita Terkini
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Infografis
Vaksin Merah Putih Harus...
Vaksin Merah Putih Harus Segera Proses Registrasi Global WHO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved