Badan Intelijen Australia Tak Lagi Gunakan Istilah 'Teroris Islam'
Rabu, 17 Maret 2021 - 22:31 WIB
loading...
A
A
A
Mata-mata top Australia itu juga mengatakan lembaganya tidak akan lagi menggunakan istilah "far-left" atau pun "far-right" untuk menggambarkan ancaman dari tepi spektrum politik—alih-alih ASIO akan merujuk pada ekstremis yang termotivasi secara ideologis.
Pergeseran perang kata-kata ASIO dijelaskan oleh Burgess saat ia menyampaikan penilaian ancaman tahunan badan tersebut dari kantor pusatnya yang sangat aman di Canberra pada hari Rabu.
ASIO adalah bagian dari jaringan badan mata-mata internasional Five Eyes yang mencakup Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Selandia Baru. Aliansi intelijen ini berbagi informasi dan sumber intelijen satu sama lain.
Baca juga: Iran Sebut PM Inggris Munafik karena Menambah Bom Nuklirnya Sendiri
Burgess mengatakan agensi Five Eyes lainnya telah mengubah nomenklatur mereka dan ASIO mengikutinya.
Pergeseran perang kata-kata ASIO dijelaskan oleh Burgess saat ia menyampaikan penilaian ancaman tahunan badan tersebut dari kantor pusatnya yang sangat aman di Canberra pada hari Rabu.
ASIO adalah bagian dari jaringan badan mata-mata internasional Five Eyes yang mencakup Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Selandia Baru. Aliansi intelijen ini berbagi informasi dan sumber intelijen satu sama lain.
Baca juga: Iran Sebut PM Inggris Munafik karena Menambah Bom Nuklirnya Sendiri
Burgess mengatakan agensi Five Eyes lainnya telah mengubah nomenklatur mereka dan ASIO mengikutinya.
Lihat Juga :