Israel Umumkan Berhasil Temukan Gulungan Laut Mati
Selasa, 16 Maret 2021 - 22:32 WIB
loading...
Israel umumkan berhasil temukan Gulungan Laut Mati. Foto/Hindustan Times
A
A
A
TEL AVIV - Otoritas Kepurbakalaan Israel mengumumkan penemuan rangkaian baru fragmen kuno dari gulungan kitab suci. Gulungan itu ditemukan dengan sempurna, diawetkan di sebuah gua di cagar alam Gurun Yudea.
Gulungan Laut Mati yang asli ditemukan lebih dari 70 tahun yang lalu, dan harta karun terbaru ini digembar-gemborkan sebagai penemuan luar biasa dan langka oleh pihak berwenang, yang merilis video yang merinci operasi untuk memulihkan artefak kuno tersebut.
Pekerjaan di situs, yang terletak di gurun selatan Yerusalem, telah berlangsung sejak 2017, dan para arkeolog sangat senang menemukan bahwa kondisi di dalam gua telah menjaga gulungan dan dokumen kuno lainnya dengan sempurna.
Baca juga: Terkubur 2.000 Tahun, Arkeolog Temukan Kereta Kuda di Pompeii
Dikutip dari Russia Today, Selasa (16/3/2021), artefak yang baru ditemukan berisi baris teks Yunani dari kitab Zakharia dan Nahum, dan telah diberi tanggal radiokarbon hingga abad kedua Masehi. Mereka diyakini milik seperangkat fragmen perkamen yang ditemukan di sebuah situs yang dikenal sebagai Gua Horor, tempat sekitar 40 kerangka manusia ditemukan selama penggalian pada 1960-an.
Gulungan Laut Mati yang asli ditemukan lebih dari 70 tahun yang lalu, dan harta karun terbaru ini digembar-gemborkan sebagai penemuan luar biasa dan langka oleh pihak berwenang, yang merilis video yang merinci operasi untuk memulihkan artefak kuno tersebut.
Pekerjaan di situs, yang terletak di gurun selatan Yerusalem, telah berlangsung sejak 2017, dan para arkeolog sangat senang menemukan bahwa kondisi di dalam gua telah menjaga gulungan dan dokumen kuno lainnya dengan sempurna.
Baca juga: Terkubur 2.000 Tahun, Arkeolog Temukan Kereta Kuda di Pompeii
Dikutip dari Russia Today, Selasa (16/3/2021), artefak yang baru ditemukan berisi baris teks Yunani dari kitab Zakharia dan Nahum, dan telah diberi tanggal radiokarbon hingga abad kedua Masehi. Mereka diyakini milik seperangkat fragmen perkamen yang ditemukan di sebuah situs yang dikenal sebagai Gua Horor, tempat sekitar 40 kerangka manusia ditemukan selama penggalian pada 1960-an.
Lihat Juga :