Bertindak Agresif, AS dan Jepang Ancam 'Tekan' China
Selasa, 16 Maret 2021 - 19:48 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dua Bomber Nuklir Rusia Berkeliaran 9 Jam di Atas Laut Jepang, Tokyo Kerahkan F-15
Dia mengatakan Washington dan Tokyo sepakat bahwa tindakan China, yang tidak konsisten dengan tatanan internasional yang ada, menimbulkan berbagai masalah terhadap aliansi Jepang-AS dan masyarakat internasional.
Motegi mengatakan AS dan Jepang menentang setiap upaya untuk mengubah status quo di daerah itu termasuk Laut China Timur dan Laut China Selatan, dan berbagi keprihatinan yang serius mengenai Undang-undang Penjaga Pantai China, mengacu pada undang-undang China yang diberlakukan pada bulan Februari yang memungkinkan Penjaga Pantainya akan menembaki kapal asing yang memasuki perairan Laut China Selatan yang disengketakan.
Motegi juga mengatakan AS telah menegaskan kembali komitmennya untuk membantu Jepang mempertahankan Senkaku, serangkaian pulau yang disengketakan di Laut China Timur yang disebut China sebagai Diayous dan diklaim sebagai miliknya.
Menanggapi hal itu, juru bicara kementerian luar negeri China Zhao Lijian mengatakan bahwa tukar menukar antara AS dan Jepang akan membantu meningkatkan saling pengertian dan kepercayaan di antara negara-negara di kawasan dan "tidak menargetkan atau merusak kepentingan pihak ketiga mana pun."
Baca juga: Sentimen Anti-China Menguat, Taipei Minta Perusahaan Mereka di Myanmar Kibarkan Bendera Taiwan
Dia mengatakan Washington dan Tokyo sepakat bahwa tindakan China, yang tidak konsisten dengan tatanan internasional yang ada, menimbulkan berbagai masalah terhadap aliansi Jepang-AS dan masyarakat internasional.
Motegi mengatakan AS dan Jepang menentang setiap upaya untuk mengubah status quo di daerah itu termasuk Laut China Timur dan Laut China Selatan, dan berbagi keprihatinan yang serius mengenai Undang-undang Penjaga Pantai China, mengacu pada undang-undang China yang diberlakukan pada bulan Februari yang memungkinkan Penjaga Pantainya akan menembaki kapal asing yang memasuki perairan Laut China Selatan yang disengketakan.
Motegi juga mengatakan AS telah menegaskan kembali komitmennya untuk membantu Jepang mempertahankan Senkaku, serangkaian pulau yang disengketakan di Laut China Timur yang disebut China sebagai Diayous dan diklaim sebagai miliknya.
Menanggapi hal itu, juru bicara kementerian luar negeri China Zhao Lijian mengatakan bahwa tukar menukar antara AS dan Jepang akan membantu meningkatkan saling pengertian dan kepercayaan di antara negara-negara di kawasan dan "tidak menargetkan atau merusak kepentingan pihak ketiga mana pun."
Baca juga: Sentimen Anti-China Menguat, Taipei Minta Perusahaan Mereka di Myanmar Kibarkan Bendera Taiwan
(ian)
Lihat Juga :