Houthi Tolak Tawaran Gencatan Senjata AS

Sabtu, 13 Maret 2021 - 12:02 WIB
loading...
Houthi Tolak Tawaran...
Kelompok pemberontak Yaman, Houthi, menolak tawaran perdamaian AS. Foto/Ilustrasi
A A A
SANAA - Upaya untuk mengakhiri konflik di Yaman menemui jalan buntu setelah kelompok pemberontak Houthi menolak proposal perdamaian Amerika Serikat (AS).

Juru bicara Houthi Mohamed Abdelsalam mengatakan kepada Almasirah TV bahwa proposal Amerika untuk gencatan senjata nasional tidak ada artinya dan mewakili visi Saudi dan PBB.

"Proposal Amerika tidak termasuk menghentikan tembakan atau menghentikan pengepungan, dan itu akan mengarah pada dimulainya kembali blokade," tambah juru bicara itu seperti dikutip dari Arab News, Sabtu (13/3/2021).



Sebelumnya, Utusan Khusus AS untuk Yaman Tim Lenderking mengatakan milisi yang didukung Iran itu memprioritaskan kampanye militer untuk mengambil alih Marib ketimbang menghentikan perang dan memindahkan bantuan kepada warga Yaman.

"Tragisnya dan agak membingungkan bagi saya, tampaknya Houthi memprioritaskan kampanye militer di Marib," kata Lenderking dalam forum online.

Baca juga: Perang Hebat Pecah antara Tentara Yaman dan Houthi di Hodeidah

Lenderking mengatakan kepemimpinan Arab Saudi memberikan dukungan penuh kepada pupaya AS untuk mengakhiri perang di Yaman.

Dia mendesak Houthi untuk menanggapi "rencana yang baik" untuk gencatan senjata nasional di Yaman yang telah diajukan kepada mereka.

Baca juga: AS kepada Houthi: Berhenti Menyerang, Mulailah Bernegosiasi
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved