Rusia Dukung Taliban Masuk Pemerintahan Sementara Afghanistan
Sabtu, 13 Maret 2021 - 09:19 WIB
loading...
A
A
A
"Tujuan kami adalah mengejar negosiasi antara Taliban dan pemerintah yang difokuskan pada hasil," katanya.
“Mungkin gencatan senjata tidak bisa diperoleh tapi itu proses yang berkelanjutan,” ujarnya.
"Kami memberikan pesan kepada Taliban. Kami mengatakan kepada mereka untuk mengakhiri serangan. Kami mengatakan kepada mereka bahwa tidak ada negosiasi yang nyata selama serangan berlanjut," tukasnya.
Baca juga: Ranjau yang Disiapkan Meledak di Masjid, 30 Militan Taliban Tewas
Penarikan pasukan AS yang dijadwalkan pada bulan Mei mendatang diperumit oleh gelombang baru pertempuran dan kekhawatiran jika militer Amerika keluar lebih cepat hanya akan menimbulkan kekacauan lebih lanjut.
Kesepakatan Doha 2020 mengatakan Taliban berjanji untuk tidak mengizinkan wilayah Afghanistan digunakan oleh teroris setelah penarikan tentara AS.
“Mungkin gencatan senjata tidak bisa diperoleh tapi itu proses yang berkelanjutan,” ujarnya.
"Kami memberikan pesan kepada Taliban. Kami mengatakan kepada mereka untuk mengakhiri serangan. Kami mengatakan kepada mereka bahwa tidak ada negosiasi yang nyata selama serangan berlanjut," tukasnya.
Baca juga: Ranjau yang Disiapkan Meledak di Masjid, 30 Militan Taliban Tewas
Penarikan pasukan AS yang dijadwalkan pada bulan Mei mendatang diperumit oleh gelombang baru pertempuran dan kekhawatiran jika militer Amerika keluar lebih cepat hanya akan menimbulkan kekacauan lebih lanjut.
Kesepakatan Doha 2020 mengatakan Taliban berjanji untuk tidak mengizinkan wilayah Afghanistan digunakan oleh teroris setelah penarikan tentara AS.
(ian)
Lihat Juga :