Inggris Dilaporkan Akan Tingkatkan Jumlah Senjata Nuklirnya
Sabtu, 13 Maret 2021 - 04:27 WIB
loading...
A
A
A
Potensi peningkatan jumlah hulu ledak yang ditimbun akan menandai peningkatan pertama sejak berakhirnya Perang Dingin. Dalam tinjauan pertahanan strategis 2015, Inggris berkomitmen untuk mengurangi persediaan senjata nuklir secara keseluruhan menjadi tidak lebih dari sekitar 180 hulu ledak pada pertengahan tahun 2020-an.
"Jika ini dikonfirmasi, ini akan menjadi langkah yang sangat provokatif," kata David Cullen, direktur Layanan Informasi Nuklir, kepada The Guardian, yang dilansir Sabtu (13/3/2021).
"Inggris telah berulang kali menunjuk pada pengurangan persediaan hulu ledak sebagai bukti bahwa mereka memenuhi tugas hukumnya di bawah Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir,” ujarnya.
"Jika mereka merobek kemajuan puluhan tahun dalam mengurangi jumlah, itu akan menjadi tamparan bagi 190 anggota perjanjian lainnya, dan akan dianggap sebagai pelanggaran kepercayaan yang mengejutkan," lanjut Cullen.
Baca juga: 10 Tahun Konflik Suriah: Demo Berubah Jadi Perang hingga Assad Gagal Ditumbangkan
Tujuan dari Perjanjian Non-Proliferasi atau NPT, adalah untuk menghentikan penyebaran senjata nuklir dan teknologi senjata dan untuk mempromosikan penggunaan energi nuklir secara damai.
"Jika ini dikonfirmasi, ini akan menjadi langkah yang sangat provokatif," kata David Cullen, direktur Layanan Informasi Nuklir, kepada The Guardian, yang dilansir Sabtu (13/3/2021).
"Inggris telah berulang kali menunjuk pada pengurangan persediaan hulu ledak sebagai bukti bahwa mereka memenuhi tugas hukumnya di bawah Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir,” ujarnya.
"Jika mereka merobek kemajuan puluhan tahun dalam mengurangi jumlah, itu akan menjadi tamparan bagi 190 anggota perjanjian lainnya, dan akan dianggap sebagai pelanggaran kepercayaan yang mengejutkan," lanjut Cullen.
Baca juga: 10 Tahun Konflik Suriah: Demo Berubah Jadi Perang hingga Assad Gagal Ditumbangkan
Tujuan dari Perjanjian Non-Proliferasi atau NPT, adalah untuk menghentikan penyebaran senjata nuklir dan teknologi senjata dan untuk mempromosikan penggunaan energi nuklir secara damai.
Lihat Juga :