Abu Sayyaf Sergap Militer Filipina, 11 Tentara Dihabisi
Sabtu, 18 April 2020 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Serangan itu terjadi ketika sebagian besar wilayah Filipina berada dalam kondisi karantina untuk mencegah penyebaran virus corona baru, COVID-19. Virus ini sudah menginfeksi hampir 6.000 orang dan menewaskan lebih dari 380 orang di seluruh negeri tersebut.
Serangan hari Jumat adalah yang paling mematikan yang melibatkan kelompok Abu Sayyaf sejak dua pembom bunuh diri meledakkan diri di katedral Katolik di provinsi Sulu pada Januari tahun lalu. Serangan bom saat itu menewaskan 21 orang.
Militer Filipina sedang gencar melakukan operasi untuk membebaskan para sandera yang ditahan oleh Abu Sayyaf, termasuk awak kapal kargo asing yang diculik di perairan Sulu.
Serangan hari Jumat adalah yang paling mematikan yang melibatkan kelompok Abu Sayyaf sejak dua pembom bunuh diri meledakkan diri di katedral Katolik di provinsi Sulu pada Januari tahun lalu. Serangan bom saat itu menewaskan 21 orang.
Militer Filipina sedang gencar melakukan operasi untuk membebaskan para sandera yang ditahan oleh Abu Sayyaf, termasuk awak kapal kargo asing yang diculik di perairan Sulu.
(min)
Lihat Juga :