Lhasa China, Kapal Perang Terbesar Kedua di Dunia dan Bisa Lacak Pesawat Siluman

Jum'at, 12 Maret 2021 - 01:00 WIB
loading...
A A A
Angkatan Laut Rusia juga menggunakan dua kapal kelas Kirov yang dipersenjatai rudal jelajah, yang dianggap AS sebagai kapal penjelajah karena bobotnya yang besar yaitu 28.000 ton.

Di antara persenjataan kapal-kapal China yang tangguh adalah berbagai rudal anti-udara, anti-kapal dan misil serangan darat jarak jauh yang dipasang pada 112 tabung rudal, serta helikopter Harbin Z-20 yang baru, yang dapat mengejar misi anti-kapal dan anti-kapal selam. Kapal Type 055 diharapkan menjadi pengawal utama untuk kapal induk ketiga PLAN, yang diharapkan dioperasikan tahun ini.

Baca juga: Lagi-lagi, Iran Ancam Ratakan Dua Kota Israel dengan Tanah

Lhasa juga dilengkapi dengan radar dual-band yang tidak hanya mampu mendeteksi pesawat siluman, tetapi juga dapat melacak satelit di orbit. Kapal penjelajah Amerika juga dapat melacak satelit, dan bahkan membawa rudal SM-3, yang digunakan pada 2008 untuk menembak jatuh satelit dalam Operation Burnt Frost.

Kapal perang baru China lainnya, seperti Type 052DL, juga membawa radar penembus pesawat siluman dual-band, yang memanfaatkan gelombang sepanjang satu meter untuk mengalahkan teknologi tersebut. Namun, itu tidak seakurat radar gelombang pendek.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Berita Terkini
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved