Covid-19 Dunia 19 Mei: 4,8 Juta Kasus, 320.134 Meninggal, 1,9 Juta Sembuh

Selasa, 19 Mei 2020 - 10:12 WIB
loading...
Covid-19 Dunia 19 Mei:...
Sejumlah petugas medis yang menggunakan pakaian pelindung merawat pasien yang terjangkit virus corona baru di salah satu rumah sakit di Wuhan, Hubei, China, 6 Februari 2020. Foto/China Daily via REUTERS
A A A
WASHINGTON - Virus corona baru penyebab Covid-19 sudah menyebar ke 213 negara dan beberapa teritorial. Hingga hari ini (19/5/2020) jumlah kasus virus corona secara global mencapai 4.891.330 dengan 320.134 kematian dan sebanyak 1.907.422 pasien berhasil disembuhkan.

Angka-angka terbaru itu merupakan data penghitungan worldometers yang dikutip SINDOnews.com pada pukul 10.00 WIB. Data tersebut menunjukkan Amerika Serikat (AS) sebagai negara dengan jumlah kasus dan kematian tertinggi di dunia.

Rusia menjadi negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak kedua di dunia setelah AS. Berikut data 6 negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia:

1. Amerika Serikat: 1.550.294 kasus, 91.981 kematian, 356.383 pasien sembuh
2. Rusia: 290.678 kasus, 2.722 kematian, 70.209 pasien sembuh
3. Spanyol: 278.188 kasus, 27.709 kematian, 196.958 pasien sembuh
4. Brasil: 255.368 kasus, 16.853 kematian, 100.459 pasien sembuh
5. Inggris: 246.406 kasus, 34.796 kematian, jumlah pasien sembuh dalam pendataan
6. Italia: 225.886 kasus, 32.007 kematian, 127.326 pasien sembuh

Ketika AS menjadi negara terparah di dunia yang dilanda pandemi Covid-19, Presiden Donald John Trump gencar menyerang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kali ini, Trump menyebut organisasi di bawah naungan PBB itu sebagai "boneka" China.

Trump mengaku sedang mempertimbangkan untuk memotong atau membatalkan dukungan pendanaan AS untuk WHO. (Baca: Polemik Investigasi Covid-19 Memanas, China Serang Balik AS )

"Mereka adalah boneka China, mereka China-sentris untuk membuatnya lebih bagus," katanya di Gedung Putih, seperti dikutip AFP.

Trump mengatakan Amerika Serikat membayar sekitar USD450 juta setiap tahun kepada WHO, kontribusi terbesar dari negara mana pun. Rencananya, AS akan memangkas pendanaan tersebut.

"Karena kami tidak diperlakukan dengan benar. Mereka memberi kami banyak nasihat buruk," katanya tentang WHO.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Berita Terkini
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Infografis
Ilmuwan Temukan Gelombang...
Ilmuwan Temukan Gelombang Kematian, Proses Awal Meninggal Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved