UEA: Sanksi AS Persulit Suriah Bergabung Lagi ke Liga Arab

Rabu, 10 Maret 2021 - 02:02 WIB
loading...
UEA: Sanksi AS Persulit...
Menlu UEA Sheikh Abdullah bin Zayed. Foto/REUTERS
A A A
ABU DHABI - Uni Emirat Arab (UEA) menganggap sanksi keras Amerika Serikat (AS) terhadap Suriah membuat Damaskus lebih sulit bergabung kembali ke Liga Arab.

Melalui Undang-Undang Caesar Washington, yang berlaku pada Juni tahun lalu, Amerika Serikat berharap dapat mencegah upaya rekonstruksi atau normalisasi perdagangan tanpa pertanggungjawaban atas kekejaman di era Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Menteri Luar Negeri (Menlu) UEA Sheikh Abdullah bin Zayed mengatakan, “Meskipun berbagai upaya dibutuhkan Suriah dan blok Liga Arab, tantangan terbesar yang dihadapi saat ini untuk berkoordinasi dan bekerja dengan Suriah adalah Undang-Undang Caesar."

Baca juga: AS Kerahkan Pasukan dan Peralatan Militer Tambahan ke Suriah Timur

"Untuk mempertahankan Undang-Undang Caesar seperti sekarang ini membuat jalan ini sangat sulit, tidak hanya bagi kita sebagai bangsa, tetapi juga untuk sektor swasta," papar dia, saat konferensi pers dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov.

Lihat infografis: Pesawat Jet Tempur Rafale Prancis Menjadi Incaran RI

“Masalah yang harus menjadi bagian dari dialog yang kita bahas secara jelas dengan teman-teman kita di Amerika Serikat,” ungkap Abdullah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Daftar Lengkap Hasil...
Daftar Lengkap Hasil Final Piala Dunia dari 1930 hingga 2026 Beserta Skornya
Rekomendasi
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Berita Terkini
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved