Biden Tunjuk 2 Wanita Jadi Jenderal, Lawan Serangan Seks di Militer AS

Selasa, 09 Maret 2021 - 08:24 WIB
loading...
Biden Tunjuk 2 Wanita...
Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan dua perempuan yang dia tunjuk jadi jenderal bintang empat. Foto/Screenshot New York Times
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah menunjuk dua perempuan di internal militer menjadi jenderal bintang empat. Dalam pengangkatan jenderal itu, presiden bersumpah untuk melawan serangan seksual yang selama ini menggerogoti internal militer Amerika.

Selama acara Hari Perempuan Internasional hari Senin, Presiden Biden berjanji untuk melakukan upaya maksimal dalam memerangi serangan seksual di militer. Dia menggambarkan serangan seksual itu sebagai "ancaman bagi keamanan nasional AS.”

Baca juga: Fasilitas Minyak Arab Saudi Dihujani Rudal dan Drone, AS Marah

"Kami harus menangani pelecehan seksual dan kekerasan terhadap wanita di militer. Serangan seksual itu menjijikkan dan salah kapan pun. Dan militer kami, begitu banyak kohesi unit yang dibangun dengan mempercayai sesama anggota dinas untuk mendukung Anda. Itu tidak kurang dari ancaman bagi keamanan nasional kita,” kata Biden.

Presiden, yang didampingi oleh Wakil Presiden Kamala Harris dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin, berjanji untuk melakukan semua upaya langsung untuk mengakhiri momok serangan seksual di militer.

Dua wanita yang ditunjuk Biden untuk menjadi jenderal bintang empat adalah Jenderal Jacqueline D. Van Ovost dari Angkatan Udara, yang akan memimpin Komando Transportasi, dan Letnan Jenderal Laura J. Richardson dari Angkatan Darat, yang akan memimpin Komando Selatan.

Nominasi itu akan dikirim ke Senat AS untuk persetujuan dan, jika keduanya dikonfirmasi, mereka akan menjadi wanita kedua dan ketiga yang memimpin Komando Kombatan.

"Masing-masing wanita ini telah memimpin karier yang mendemonstrasikan keterampilan, integritas, dan tugas negara yang tak tertandingi. Dan di setiap langkah, mereka juga membantu membuka pintu peluang bagi wanita di militer kami untuk membuka jalan, sedikit lebih luas, sedikit lebih cerah untuk semua wanita bangga yang mengikuti jalan mereka,” kata Biden dalam pujiannya untuk tentara sebelum mengumumkan pengangkatan jenderal baru.

Baca juga: Lagi-lagi, Iran Ancam Ratakan Dua Kota Israel dengan Tanah

Menurut sebuah laporan oleh The New York Times, yang dilansir Selasa (9/3/2021), kedua perempuan tersebut melihat promosi mereka tertunda selama pemerintahan Trump karena kekhawatiran oleh mantan Menteri Pertahanan Mark Esper, dan Ketua Kepala Staf Gabungan Mark Milley bahwa perwira wanita mungkin menjadi sasaran bias oleh Trump.

Selama pidatonya di Hari Perempuan Internasional, Biden memerintahkan kabinetnya untuk meninjau peraturan federal yang memandu perguruan tinggi dalam menangani kasus pelecehan seksual, menasihati Departemen Pendidikan untuk mempertimbangkan untuk menangguhkan, merevisi, atau membatalkan kebijakan yang gagal melindungi mahasiswi.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Berita Terkini
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved