Hasil Referendum Putuskan Swiss Larang Burqa
Senin, 08 Maret 2021 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
“Penutup wajah adalah simbol politik Islam ekstrem yang telah menjadi semakin menonjol di Eropa dan tidak memiliki tempat di Swiss," katanya lagi, seperti dikutip Reuters, Senin (8/3/2021).
Kelompok Muslim mengutuk pemungutan suara itu dan mengatakan mereka akan menggugatnya.
”Keputusan hari ini membuka luka lama, semakin memperluas prinsip ketidaksetaraan hukum, dan mengirimkan sinyal yang jelas untuk mengucilkan minoritas Muslim,” kata Dewan Pusat Muslim di Swiss.
Baca juga: Gertak Iran, Bomber B-52 AS dan Jet Tempur F-15 Israel Berkeliaran di Atas Teluk Persia
Ini menjanjikan tantangan hukum terhadap undang-undang yang menerapkan larangan tersebut dan upaya penggalangan dana untuk membantu perempuan yang didenda.
"Menambatkan kode pakaian dalam konstitusi bukanlah perjuangan pembebasan bagi perempuan tetapi sebuah langkah mundur ke masa lalu," kata Federasi Organisasi Islam di Swiss, yang menambahkan nilai-nilai Swiss tentang netralitas, toleransi dan perdamaian telah menderita dalam debat tersebut.
Kelompok Muslim mengutuk pemungutan suara itu dan mengatakan mereka akan menggugatnya.
”Keputusan hari ini membuka luka lama, semakin memperluas prinsip ketidaksetaraan hukum, dan mengirimkan sinyal yang jelas untuk mengucilkan minoritas Muslim,” kata Dewan Pusat Muslim di Swiss.
Baca juga: Gertak Iran, Bomber B-52 AS dan Jet Tempur F-15 Israel Berkeliaran di Atas Teluk Persia
Ini menjanjikan tantangan hukum terhadap undang-undang yang menerapkan larangan tersebut dan upaya penggalangan dana untuk membantu perempuan yang didenda.
"Menambatkan kode pakaian dalam konstitusi bukanlah perjuangan pembebasan bagi perempuan tetapi sebuah langkah mundur ke masa lalu," kata Federasi Organisasi Islam di Swiss, yang menambahkan nilai-nilai Swiss tentang netralitas, toleransi dan perdamaian telah menderita dalam debat tersebut.
Lihat Juga :