Pejabat Prancis: Tak Ada Bukti Virus COVID-19 dari Laboratorium Wuhan

Sabtu, 18 April 2020 - 05:37 WIB
loading...
Pejabat Prancis: Tak...
Foto/Ilustrasi
A A A
PARIS - Seorang pejabat kepresidenan Prancis membantah desas-desus yang menyebut adanya hubungan antara pandemi virus Corona dan laboratorium virologi di Wuhan, China. Ia menegaskan tidak ada bukti faktual untuk mendukung klaim yang didukung oleh Amerika Serikat (AS) itu.

“Kami ingin memperjelas bahwa sampai hari ini tidak ada bukti faktual yang menguatkan informasi yang baru-baru ini beredar di pers Amerika Serikat yang membangun hubungan antara asal-usul COVID-19 dan karya laboratorium P4 di Wuhan, China," kata pejabat itu kepada wartawan seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (18/4/2020).

Bukan hanya media AS yang menjalankan teori yang tidak berdasar - media Prancis juga mengaitkannya, didukung oleh Presiden Emmanuel Macron sendiri yang baru-baru ini mempertanyakan apakah Beijing telah sepenuhnya jujur tentang apa yang terjadi pada masa awal epidemi.

"Jelas ada hal-hal yang terjadi yang tidak kita ketahui," kata Macron kepada Financial Times pada hari Kamis.

Komentarnya muncul setelah Kementerian Luar Negeri Prancis memanggil duta besar China sebagai tanggapan terhadap artikel di situs Kedutaan Besar China yang menyarankan beberapa negara Barat meninggalkan orang tua untuk meninggal di rumah perawatan, seperti yang terjadi di Spanyol.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved