Jepang kepada China: Hentikan Tes Swab Anal COVID-19

Selasa, 02 Maret 2021 - 19:28 WIB
loading...
Jepang kepada China:...
Jepang meminta China menghentikan tes swab anal COVID-19 kepada warganya yang akan masuk ke negara itu. Foto/National Post
A A A
TOKYO - Jepang telah meminta China untuk berhenti melakukan tes usap atau swab anal COVID-19 pada warganya ketika mereka memasuki negara itu. Pejabat Jepang mengatakan beberapa warganya mengeluh bahwa prosedur tersebut menyebabkan tekanan psikologis pada mereka.

"Beberapa orang Jepang melaporkan ke kedutaan kami di China bahwa mereka menerima tes usap dubur, yang menyebabkan rasa sakit psikologis yang hebat," kata Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato.

"Tidak diketahui berapa banyak warga Jepang yang menerima tes semacam itu," tambahnya seperti dilansir dari BBC, Selasa (2/3/2021).



Ia juga mengatakan tes tersebut digunakan pada beberapa dari mereka yang dikarantina atau memasuki China, mencatat penggunaannya belum dikonfirmasi di tempat lain di dunia.

Dikatakan oleh Kato, China sejauh ini belum menanggapi permintaan tersebut, seraya menambahkan bahwa pemerintah Jepang telah mengajukan permintaan tersebut melalui kedutaan besar di Beijing.

China, yang sukses mengendalikan virus, mulai melakukan tes usap atau swab anal COVID-19 anal pada Januari lalu.

Baca juga: Reaksi Warga China terhadap Swab Anal COVID-19: 'Malu Tak Ada Habisnya'

Beberapa kota di China telah memperkenalkan usap anal, dengan para ahli lokal mengklaim mereka dapat meningkatkan tingkat deteksi orang yang terinfeksi.

Pada saat peluncurannya, media pemerintah China melaporkan tes-tes itu kontroversial di antara para ahli, dan jauh kurang efisien daripada tes pada saluran pernapasan bagian atas.

Tes yang ada lebih disukai, karena mereka yakin kebanyakan orang tertular virus secara oral, kata mereka. Tesitu dilakukan dengan memasukkan kapas 3-5 cm ke dalam anus dan memutarnya dengan lembut.

Pekan lalu, mereka membantah telah mewajibkan diplomat Amerika Serikat (AS) menjalani tes semacam itu setelah media Amerika melaporkan beberapa diplomat mengeluhkan prosedur tersebut.

Baca juga: China Bantah Tuduhan Wajibkan Swab Dubur pada Para Diplomat AS
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
Lawan China-Korut, Jepang-AS...
Lawan China-Korut, Jepang-AS akan Bahas Penggunaan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved