KSrelief-WFP Teken Perjanjian Bantuan Kemanusiaan untuk Yaman

Rabu, 24 Februari 2021 - 01:16 WIB
loading...
KSrelief-WFP Teken Perjanjian...
Cegah kelaparan dan malnutrisi di Yaman, KSrelief-WFP menandatangani perjanjian bantuan kemanusiaan senilai USD40 juta. Foto/Istimewa
A A A
RIYADH - Pusat Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSrelief) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Program Pangan Dunia (WFP) untuk meningkatkan keamanan pangan bagi keluarga yang paling terkena dampak di beberapa wilayah di Yaman . Perjanjian ini akan menguntungkan sekitar 2,3 juta individu dengan biaya mencapai USD40 juta untuk mencegah kelaparan dan malnutrisi.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Penasihat Royal Court dan Supervisor Jenderal KSrelief, Dr. Abdullah Al Rabeeah, dan Direktur Eksekutif WFP, David Beasley.

Kesepakatan tersebut bertujuan untuk memenuhi prioritas ketahanan pangan dan kebutuhan gizi sesuai dengan Laporan Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) untuk analisis kerawanan pangan di Yaman, untuk memberikan manfaat kepada 20 pemerintahan daerah diantaranya Abyan, Hadramawt, dan Sanaa. Proyek tersebut akan selesai dalam waktu enam bulan.



Dalam pernyataannya persnya, Dr. Abdullah Al Rabeeah menegaskan bahwa Kerajaan Arab Saudi telah mencapai peran perintis dalam bantuan global dan pekerjaan kemanusiaan.

"Sepanjang sejarahnya, Kerajaan Arab Saudi telah mengulurkan tangan dukungan kepada negara-negara persaudaraan dan sahabat berdasarkan keyakinannya akan pentingnya pekerjaan kemanusiaan," katanya dalam rilis yang diterima Sindonews, Rabu (24/2/2021).

Al Rabeeah menyatakan bahwa kebutuhan kemanusiaan rakyat Yaman adalah prioritas bagi Kerajaan Arab Saudi, dan bahwa Kerajaan Arab Saudi adalah pendukung dan pemodal terbesar dari rencana tanggap kemanusiaan untuk Yaman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
5 Alasan Trump Ingin...
5 Alasan Trump Ingin Mewujudkan Tatanan Baru dengan Penerapan Perjanjian Abraham kepada Negara Muslim
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved