Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Rabu, 24 Februari 2021 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu Letnan Satu Jerrica Manongdo kepada AFP mengatakan bahwa para perempuan itu telah dipantau memberikan dukungan keuangan atau logistik kepada kerabat mereka di Abu Sayyaf.
Mereka diduga berencana menyerang tentara dengan alat peledak improvisasi.
Baca juga: Bentrok dengan Pasukan Pemerintah, 7 Militan Abu Sayyaf Tewas
Tiga dari wanita tersebut adalah putri almarhum pemimpin Abu Sayyaf Hatib Hajan Sawadjaan, yang dituduh merencanakan serangan mematikan di Katedral Jolo pada 2019 yang menewaskan 21 orang.
Penangkapan mereka terjadi enam bulan setelah sepasang wanita pelaku bom bunuh diri, termasuk seorang asal Indonesia, meledakkan diri di Jolo, menewaskan 15 orang dan melukai 74 lainnya.
Mereka diduga berencana menyerang tentara dengan alat peledak improvisasi.
Baca juga: Bentrok dengan Pasukan Pemerintah, 7 Militan Abu Sayyaf Tewas
Tiga dari wanita tersebut adalah putri almarhum pemimpin Abu Sayyaf Hatib Hajan Sawadjaan, yang dituduh merencanakan serangan mematikan di Katedral Jolo pada 2019 yang menewaskan 21 orang.
Penangkapan mereka terjadi enam bulan setelah sepasang wanita pelaku bom bunuh diri, termasuk seorang asal Indonesia, meledakkan diri di Jolo, menewaskan 15 orang dan melukai 74 lainnya.
Lihat Juga :