Ilmuwan Senjata Kimia Rezim Suriah Diduga Jadi Mata-mata CIA

Selasa, 23 Februari 2021 - 07:00 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Pasukan Khusus Jerman Disangka Teroris Selama Latihan di AS

Namun, itu dilaporkan berakhir pada akhir 2001, ketika dinas intelijen Suriah membawa ilmuwan itu untuk diinterogasi karena laporan kasus kecil bahwa dia telah meminta pembayaran untuk pemasok asing SSRC sebagai imbalan untuk mengajukan mereka untuk kontrak lebih lanjut.

Salah mengira bahwa para interogator mengetahui tentang kontaknya dengan CIA, dia mengakui segalanya kepada mereka, dan kemudian ditahan dan dieksekusi oleh regu tembak di Penjara Adra pada 7 April 2002.

Meskipun rezim Assad telah menghancurkan sebagian besar cadangan senjata kimianya pada tahun 2013 karena permintaan dan kemarahan internasional setelah penggunaannya terhadap warga sipil Suriah dan larangannya di bawah hukum internasional, SSRC masih beroperasi hingga hari ini dan diperkirakan masih mengembangkan arsenal senjata kimianya.

Bulan lalu, PBB mengakui bahwa tidak yakin apakah Suriah benar-benar telah menghilangkan persediaan senjata kimianya, dan bulan ini PBB mendesak rezim tersebut untuk bekerja sama dengan upaya untuk melepaskan diri dari senjata yang telah digunakannya dalam perang sipil yang sedang berlangsung.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Trump Enggan Beri Target...
Trump Enggan Beri Target Waktu untuk Iran: Mereka Sudah Paham!
Rekomendasi
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
Berita Terkini
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Infografis
Daftar 4 Negara yang...
Daftar 4 Negara yang Diduga Jadi Sekutu Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved