China Bangun Pangkalan Militer Besar-besaran di Laut China Selatan

Senin, 22 Februari 2021 - 12:58 WIB
loading...
A A A
Berbicara kepada media lokal, Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin Jr mengatakan jika terjadi insiden, Filipina akan membalas. "Jika ada insiden, saya jamin akan ada lebih dari sekadar protes," katanya.

Peran Amerika Serikat dan hubungannya yang kacau dengan China, serta kesetiaannya dengan negara-negara termasuk Filipina dan Taiwan, juga ikut bermain.

Jika terjadi serangan bersenjata, negara adidaya tersebut telah berkomitmen untuk mempertahankan Filipina dalam upaya meredam perjuangan agresif China untuk menguasai wilayah tersebut.

Mengulangi dukungan Amerika untuk negara Asia Tenggara tersebut, juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan Menteri Luar Negeri yang baru; Antony Blinken, menolak klaim maritim China di Laut China Selatan.

"Amerika Serikat menolak klaim maritim China di Laut China Selatan sejauh mereka melebihi zona maritim yang diizinkan China untuk klaim di bawah hukum internasional sebagaimana tercermin dalam Konvensi Hukum Laut 1982," katanya.

"Menteri Luar Negeri Blinken menekankan pentingnya perjanjian pertahanan bersama untuk keamanan kedua negara, dan penerapan yang jelas untuk serangan bersenjata terhadap angkatan bersenjata Filipina, kapal atau pesawat umum di Pasifik, yang mencakup Laut China Selatan."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Jet Tempur F/A-18 Hornet...
Jet Tempur F/A-18 Hornet AS Tabrak Gunung, Picu Kebakaran Hutan
Rekomendasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved