China Bangun Pangkalan Militer Besar-besaran di Laut China Selatan

Senin, 22 Februari 2021 - 12:58 WIB
loading...
China Bangun Pangkalan...
Mischief Reef, pulau buatan di Laut China Selatan yang dikuasai China. Pulau buatan ini dijadikan pangkalan militer oleh Beijing. Foto/NZ Herald
A A A
JAKARTA - Citra satelit baru yang mengkhawatirkan menunjukkan bahwa China sedang membangun pangkalan militer besar-besaran di pulau-pulau buatan yang kontroversial di Laut China Selatan.

Sebuah laporan oleh perusahaan perangkat lunak geospasial Simularity telah mengungkapkan apa yang tampak sebagai infrastruktur untuk radar, antena, dan apa yang bisa menjadi pangkalan militer potensial di Mischief Reef.

Diklasifikasikan sebagai atol—terumbu karang berbentuk cincin—terletak 250 km dari Filipina, daratan tersebut telah diduduki dan dikendalikan oleh Republik Rakyat China sejak 1995.

Citra satelit tersebut menunjukkan konstruksi di tujuh area antara Mei 2020 hingga Februari 2021.

Satu gambar satelit tertanggal 7 Mei 2020 dengan jelas menunjukkan sebidang ruang kosong, yang sekarang ditempati oleh struktur silinder selebar 16 meter yang diklaim Simularity bisa menjadi "kemungkinan struktur pemasangan antena".

Bidikan lain juga menunjukkan struktur beton dengan kubah bulat—penutup tahan cuaca yang digunakan untuk melindungi antena radar—penutup di dekatnya. Simularity menyatakan; "Ini mungkin merupakan struktur radar tetap".

Situs lain masih dalam tahap konstruksi atau telah dibuka untuk pengembangan lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Selat Hormuz Tegang...
Selat Hormuz Tegang Lagi! AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran
Rekomendasi
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Berita Terkini
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved