Mengenal Prayut Chan-o-cha, Pemimpin Junta Thailand dan 'Penasihat' Junta Myanmar

Minggu, 21 Februari 2021 - 23:55 WIB
loading...
A A A
Selain menduduki jabatan Perdana Menteri, dia juga adalah Menteri Pertahanan Negeri Gajah Putih itu. Dia menduduki jabatan itu sejak berhasil merebut kekuasaan dari Yingluck.

Baca: Militer Myanmar Minta Bantuan Junta Thailand Soal Demokrasi

Dia menjabat sebagai panglima tentara Thailand sejak 2010 hingga 2014 dan merupakan pemimpin Dewan Nasional untuk Perdamaian dan Ketertiban (NCPO), junta militer yang memerintah Thailand dari 22 Mei 2014 hingga 10 Juli 2019.

Setelah penunjukannya sebagai panglima militer pada tahun 2010, Prayut dicirikan sebagai seorang royalis dan lawan dari mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra. Dianggap sebagai kelompok garis keras dalam militer, ia adalah salah satu pendukung utama tindakan keras militer terhadap demonstrasi Kaos Merah.

Selama krisis politik yang dimulai pada November 2013 dan melibatkan protes terhadap pemerintahan sementara Yingluck, Prayut mengklaim bahwa tentara netral dan tidak akan melancarkan kudeta. Namun, pada Mei 2014, Prayut melancarkan kudeta militer terhadap pemerintah dan mengambil alih kendali negara sebagai pemimpin NCPO.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Koma Tak Kunjung Sadar,...
Koma Tak Kunjung Sadar, Kondisi Putri Raja Thailand Kini Memburuk
Keamanan Jadi Prioritas,...
Keamanan Jadi Prioritas, Thailand Pangkas Masa Tinggal Bebas Visa bagi Turis
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved