Kisah Tragis Kapal Induk Bismarck Sea AS Ditenggelamkan Pilot Kamikaze Jepang

Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:24 WIB
loading...
A A A
Saat pesawat menabrak kapal induk, elevator kapal bergerak naik. Peron jatuh, menyebabkan ledakan yang melumpuhkan kemampuan kapal untuk menyetir. Itu juga memulai api yang berkobar sampai malam.

Dua puluh menit setelah pesawat pertama menabrak, kapten memberi perintah untuk meninggalkan kapal.

Saat matahari terbenam, kapal induk yang terbakar menjadi target yang menggoda. Pesawat kamikaze kedua menabrak kapal, sehingga kru tidak mungkin memadamkan api. Itu menghantam area yang menampung empat pesawat tempur berbahan bakar penuh, mengubah setengah kapal menjadi bola api.

Tapi bencana itu tidak berakhir di situ. Api di magazine kapal akhirnya meniup senjata saat kru turun, dan kapal mulai didaftar. Dua jam setelah serangan kamikaze awal, kapal sedang menuju ke dasar, membawa 318 pelaut Amerika bersamanya.

Itu adalah terakhir kali kapal induk ditenggelamkan selama Perang Dunia II, dan terakhir kali kapal induk Amerika yang ditugaskan ditenggelamkan oleh aksi musuh.

Pada tahun 1964, pasukan komando Viet Cong berhasil mengikatkan bahan peledak ke USNS Card, sebuah kapal induk yang dinonaktifkan yang digunakan oleh Angkatan Laut dengan awak sipil di dalamnya. Serangan yang dihasilkan membuat lubang di lambung kapal dan menenggelamkan USNS Card 48 kaki ke dasar pelabuhan Saigon. Namun kapal tersebut segera diangkat dan dikirim ke Filipina untuk diperbaiki.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved