Ingin Divaksin COVID-19, Dua Wanita Muda Nekat Nyamar Jadi Nenek-nenek
Sabtu, 20 Februari 2021 - 01:09 WIB
loading...
A
A
A
Pino mengatakan kedua wanita itu memiliki kartu vaksinasi yang valid dari suntikan pertama mereka, tetapi tidak bisa mendapatkan suntikan booster karena masalah dengan kartu identitas mereka. Menurut beberapa laporan berita lokal kantor Sheriff Orange County kemudian dipanggil.
Kantor Sheriff Orange County memberi tahu Miami Herald bahwa para deputi tiba di pusat konvensi tidak lama setelah pukul 10 pagi hari Rabu dan mengeluarkan peringatan pelanggaran kepada kedua wanita tersebut. Deputi mengatakan nama asli mereka ada di kartu tetapi tanggal lahir mereka tidak cocok.
Baca juga: Kelebihan Vaksin Inggris Disumbangkan pada Negara-Negara Berkembang
"Mereka sebenarnya berusia 34 dan 44 tahun," menurut kantor sheriff.
Di bawah pedoman Florida, hanya penduduk 65 tahun ke atas, petugas kesehatan dengan kontak langsung terhadap pasien dan penghuni fasilitas perawatan jangka panjang serta staf yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin COVID-19. Rumah sakit juga memiliki pilihan untuk memvaksinasi orang di bawah 65 tahun yang dianggap sangat rentan terhadap penyakit tersebut.
Kantor Sheriff Orange County memberi tahu Miami Herald bahwa para deputi tiba di pusat konvensi tidak lama setelah pukul 10 pagi hari Rabu dan mengeluarkan peringatan pelanggaran kepada kedua wanita tersebut. Deputi mengatakan nama asli mereka ada di kartu tetapi tanggal lahir mereka tidak cocok.
Baca juga: Kelebihan Vaksin Inggris Disumbangkan pada Negara-Negara Berkembang
"Mereka sebenarnya berusia 34 dan 44 tahun," menurut kantor sheriff.
Di bawah pedoman Florida, hanya penduduk 65 tahun ke atas, petugas kesehatan dengan kontak langsung terhadap pasien dan penghuni fasilitas perawatan jangka panjang serta staf yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin COVID-19. Rumah sakit juga memiliki pilihan untuk memvaksinasi orang di bawah 65 tahun yang dianggap sangat rentan terhadap penyakit tersebut.
Lihat Juga :