Cuaca Dunia Sedang Terbalik, Texas 2 Kali Lebih Dingin daripada Alaska

Kamis, 18 Februari 2021 - 06:10 WIB
loading...
A A A
"'Goyangan' di pusaran kutub dapat membawa udara lebih dingin dari biasanya ke Eropa, Asia, dan AS," kata MCCCRH.

Gelombang pemanasan mendadak menghantam stratosfer kutub (zona 10 sampai 50 km di atas permukaan planet) dan ini mungkin pemicu pusaran kutub dan aliran jet melemah.

“Sementara kami melihat tren pemanasan yang jelas di seluruh dunia, sistem cuaca lokal bervariasi di tempat yang berbeda dan pada waktu yang berbeda sepanjang tahun,” kata Dr James Goldie dari MCCCRH.

Namun, sementara semua pembicaraan mungkin tentang suhu beku di Texas, itu bisa jauh lebih dingin.

Climate Central adalah layanan informasi ilmu iklim yang berbasis di AS. Layanan ini melihat suhu terendah tahunan di 244 tempat di AS—termasuk Texas—dan menemukan bahwa 98 persen telah mencatat kenaikan suhu terdingin tahunan mereka.

Misalnya, suhu rata-rata terendah Minneapolis pada awal tahun 1970-an adalah sekitar minus 32 derajat Celsius. Tetapi pada akhir 2010-an, minus 26 derajat Celsius adalah suhu terdingin yang jauh lebih biasa.

Di Austin, Texas, merkuri setengah abad yang lalu biasanya tenggelam 13 derajat lebih rendah pada waktu terdingin pada hari terdingin dalam setahun daripada sekarang.

“Ya, wabah kutub ini ekstrem, sangat dingin, dan memecahkan rekor,” kata kepala meteorologi Climate Central Bernadette Woods Placky kepada news.com.au.

“Tapi yang kami temukan adalah, meski banyak dari suhu ini masih dingin, dinginnya tidak sedingin dulu—baik dalam intensitas maupun frekuensi."

"Selain itu, rekor suhu tertinggi yang dibuat di AS masih jauh melebihi rekor suhu dingin," ujarnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 17 Minggu, 19 Juli 2026: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Tumbuh
Kondisi Jalur Distribusi...
Kondisi Jalur Distribusi Membaik, Penyaluran BBM di Sumatera Barat Kembali Stabil
Polda Metro Patroli...
Polda Metro Patroli ke Lokasi-lokasi Nobar Final Argentina vs Spanyol, Warga Diminta Tetap Sportif
Berita Terkini
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Infografis
Lebih Baik Minum Air...
Lebih Baik Minum Air Dingin atau Air Hangat saat Buka Puasa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved