Kabar Gembira, WHO Sebut Kasus Mingguan COVID-19 Global Menurun
Rabu, 17 Februari 2021 - 19:33 WIB
loading...
WHO menyatakan kasus mingguan COVID-19 global menurun. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A
A
A
JENEWA - Jumlah kasus baru penyakit virus Corona baru ( COVID-19 ) mingguan secaraglobal menurun. Hal ini diungkapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sebuah pernyataan.
"Jumlah kasus baru global yang dilaporkan terus menurun, dengan 2,7 juta kasus baru minggu lalu, menurun 16%, lebih dari 500.000 lebih sedikit kasus baru dibandingkan minggu sebelumnya. Jumlah kematian baru yang dilaporkan juga turun, dengan 81.000 kematian baru dilaporkan minggu lalu, terjadi penurunan 10% dibandingkan minggu sebelumnya," kata WHO seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (17/2/2021).
Sebanyak lima dari enam wilayah WHO melaporkan persentase penurunan dua digit dalam kasus baru, dengan hanya Wilayah Mediterania Timur yang menunjukkan kenaikan 7%.
"Eropa dan Amerika terus mengalami penurunan terbesar dalam jumlah kasus absolut. Sementara itu , jumlah kematian baru menurun di semua wilayah," kata WHO.
WHO baru-baru ini telah mengungkapkan bahwa kasus mingguan COVID-19 global yang dilaporkan menurun dan turun hampir 50 persen tahun ini.
"Jumlah kasus baru global yang dilaporkan terus menurun, dengan 2,7 juta kasus baru minggu lalu, menurun 16%, lebih dari 500.000 lebih sedikit kasus baru dibandingkan minggu sebelumnya. Jumlah kematian baru yang dilaporkan juga turun, dengan 81.000 kematian baru dilaporkan minggu lalu, terjadi penurunan 10% dibandingkan minggu sebelumnya," kata WHO seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (17/2/2021).
Sebanyak lima dari enam wilayah WHO melaporkan persentase penurunan dua digit dalam kasus baru, dengan hanya Wilayah Mediterania Timur yang menunjukkan kenaikan 7%.
"Eropa dan Amerika terus mengalami penurunan terbesar dalam jumlah kasus absolut. Sementara itu , jumlah kematian baru menurun di semua wilayah," kata WHO.
WHO baru-baru ini telah mengungkapkan bahwa kasus mingguan COVID-19 global yang dilaporkan menurun dan turun hampir 50 persen tahun ini.
Lihat Juga :