Angka Kematian Akibat Covid-19 di Spanyol Turun ke Level Terendah
Senin, 18 Mei 2020 - 05:59 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/Reuters
A
A
A
MADRID - Pada akhir pekan kemarin, Spanyol melaporkan 87 kematian akibat virus Corona jenis baru Covid-19 selama 24 jam terakhir. Ini adalah kali pertama dalam dua bulan terakhir, jumlah korban tewas harian turun di bawah angka 100 jiwa.
Angka itu muncul sehari sebelum Spanyol memutuskan untuk melonggarkan penguncian di seluruh negeri, kecuali di Madrid dan Barcelona. "Untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama kita di bawah 100, yang merupakan kabar baik," kata kepala Pusat Kesehatan Darurat Spanyol, Fernando Simon, Minggu (17/5).
(Baca: Toko dan Restoran di Italia Bersiap Sambut Pelanggan )
Seperti dikutip dari Channel News Asia, pada puncak pandemic Covid-19 di awal April lalu, angka kematian akibat virus ini sempat menyentuh 950 kematian dalam satu hari. Hingga kini, Spanyol tetap menjadi salah satu negara yang paling terpukul akibat mewabahnya Covid-19 dengan total 27.650 kematian, sementara jumlah kasus yang dikonfirmasi lebih dari 231.000.
“Spanyol sekarang "sangat dekat" untuk mengakhiri penularan virus, berkat upaya penduduk,” kata Simon. Dia memperingatkan, bagaimanapun, bahwa bahaya gelombang kedua infeksi "masih sangat besar".
Angka itu muncul sehari sebelum Spanyol memutuskan untuk melonggarkan penguncian di seluruh negeri, kecuali di Madrid dan Barcelona. "Untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama kita di bawah 100, yang merupakan kabar baik," kata kepala Pusat Kesehatan Darurat Spanyol, Fernando Simon, Minggu (17/5).
(Baca: Toko dan Restoran di Italia Bersiap Sambut Pelanggan )
Seperti dikutip dari Channel News Asia, pada puncak pandemic Covid-19 di awal April lalu, angka kematian akibat virus ini sempat menyentuh 950 kematian dalam satu hari. Hingga kini, Spanyol tetap menjadi salah satu negara yang paling terpukul akibat mewabahnya Covid-19 dengan total 27.650 kematian, sementara jumlah kasus yang dikonfirmasi lebih dari 231.000.
“Spanyol sekarang "sangat dekat" untuk mengakhiri penularan virus, berkat upaya penduduk,” kata Simon. Dia memperingatkan, bagaimanapun, bahwa bahaya gelombang kedua infeksi "masih sangat besar".
Lihat Juga :