Meresahkan, Inggris Minta Bukti Putri Penguasa Dubai Masih Hidup

Rabu, 17 Februari 2021 - 16:28 WIB
loading...
Meresahkan, Inggris...
Inggris meminta UEA menunjukkan bukti Sheikha Latifa, salah satu putri penguasa Dubai, masih hidup. Foto/The Indian Express
A A A
LONDON - Inggris mengatakan Uni Emirat Arab (UEA) harus menunjukkan bahwa Sheikha Latifa, salah satu putri penguasa Dubai, masih hidup. Pernyataan itu dikeluarkan setelah BBC menerbitkan video yang "sangat meresahkan" di mana Sheikha Latifa mengatakan ia ditahan di vila yang dibarikade.

“Mengingat apa yang baru saja kita lihat, saya pikir hanya orang-orang pada tingkatan manusia ingin melihat bahwa dia hidup dan sehat,” kata Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab kepada televisi Sky News ketika ditanya apakah dia akan mendukung melihat semacam bukti dari UEA bahwa Sheikha Latifa masih hidup.

"Inggris prihatin dengan rekaman itu dan PBB akan menindaklanjuti video itu," kata Raab kepada BBC seperti dikutip dari Reuters, Rabu (17/2/2021).



Kantor media pemerintah Dubai merujuk pertanyaan tentang video tersebut kepada firma hukum penguasa Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum, yang tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Dalam video yang diterbitkan oleh BBC sebagai bagian dari program Panorama terkini, Latifa (35) berkata: "Saya seorang sandera dan vila ini telah diubah menjadi penjara."

Dia berkata bahwa dia sedang membuat video di kamar mandi vila, satu-satunya ruangan di mana dia bisa mengunci dirinya sendiri, menambahkan: "Semua jendela ditutup, saya tidak bisa membuka jendela apa pun."

Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen kapan atau di mana video itu direkam.

Baca juga: Heboh Video Putri Latifa Dipenjara di Vila, Penguasa Dubai Bungkam

“Ini sangat meresahkan dan Anda bisa melihat seorang wanita muda sangat tertekan,” kata Raab.

Ditanya apakah Inggris akan menjatuhkan sanksi pada UEA setelah video tersebut, Raab berkata: "Tidak jelas bagi saya bahwa akan ada bukti yang mendukung itu."

Sheikha Latifa binti Mohammed al-Maktoum menarik perhatian internasional pada 2018 ketika sebuah kelompok hak asasi manusia merilis video yang dibuat olehnya yang menggambarkan upaya melarikan diri dari Dubai.

Maret lalu, seorang hakim Pengadilan Tinggi London mengatakan bahwa dia menerima serangkaian tuduhan yang dibuktikan oleh mantan istri Sheikh Mohammed, Putri Haya, dalam pertempuran hukum, termasuk bahwa syekh memerintahkan penculikan Latifa. Pengacara syekh tersebut menolak tuduhan tersebut.

Baca juga: Putri Penguasa Dubai Kirim Pesan Rahasia, Mengaku Ditahan di Vila
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Berita Terkini
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Infografis
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia di All England 2026, Putri KW Sendirian di Tunggal Putri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved