Jadi Pelaku Utama Pembunuhan Ilmuwan Nuklir, Eks Pegawai Militer Iran Dituntut
Selasa, 16 Februari 2021 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
Menteri tersebut tidak menjelaskan secara spesifik tentang operasi untuk menahan individu yang dikatakan bertanggung jawab atas plot pembunuhan Fakhrizadeh. Namun dia mengatakan bahwa sejumlah orang lain yang diyakini terlibat dalam konspirasi juga telah diidentifikasi.
Fakhrizadeh, yang menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan dan sebagai kepala Organisasi Inovasi dan Penelitian Pertahanan Kementerian Pertahanan, tewas dalam penyergapan di kendaraannya sekitar 175 km timur Teheran pada 27 November 2020.
Iran segera menuduh Israel memerintahkan operasi tersebut, menunjuk pada pembunuhan Mossad sebelumnya terhadap ilmuwan nuklir Iran lainnya, dan bersumpah akan membalas dendam pada waktu dan tempat yang ditentukan Teheran. Tel Aviv tidak memberikan komentar resmi atas pembunuhan Fakhrizadeh, meskipun seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya dilaporkan mengatakan kepada New York Times bahwa Israel harus meminta terima kasih karena telah membunuhnya.
Baca juga: IRGC: Ilmuwan Nuklir Iran Dibunuh Senjata Canggih yang Dikontrol Satelit
Pada 2018, selama presentasi melobi pemerintahan Donald Trump untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyuhu menyebut Fakhrizadeh sebagai direktur program senjata nuklir Iran, menyerukan kepada komunitas internasional untuk "mengingat nama itu."
Fakhrizadeh, yang menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan dan sebagai kepala Organisasi Inovasi dan Penelitian Pertahanan Kementerian Pertahanan, tewas dalam penyergapan di kendaraannya sekitar 175 km timur Teheran pada 27 November 2020.
Iran segera menuduh Israel memerintahkan operasi tersebut, menunjuk pada pembunuhan Mossad sebelumnya terhadap ilmuwan nuklir Iran lainnya, dan bersumpah akan membalas dendam pada waktu dan tempat yang ditentukan Teheran. Tel Aviv tidak memberikan komentar resmi atas pembunuhan Fakhrizadeh, meskipun seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya dilaporkan mengatakan kepada New York Times bahwa Israel harus meminta terima kasih karena telah membunuhnya.
Baca juga: IRGC: Ilmuwan Nuklir Iran Dibunuh Senjata Canggih yang Dikontrol Satelit
Pada 2018, selama presentasi melobi pemerintahan Donald Trump untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyuhu menyebut Fakhrizadeh sebagai direktur program senjata nuklir Iran, menyerukan kepada komunitas internasional untuk "mengingat nama itu."
Lihat Juga :