Ketahuan Berbohong, Nepal Larang Pendaki India Daki Gunung Everest
Kamis, 11 Februari 2021 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 10 Pendaki Nepal Taklukkan Puncak Tertinggi Paling Berbahaya di Dunia
Seven Summit Treks, yang menyelenggarakan ekspedisi tersebut, telah didenda Rp6,3 juta dan Sherpa atau pemandu pendaki Gunung Everest yang membantu mereka didenda sekitar Rp 1 juta.
Yadav, Goswami dan Phukon belum memberikan komentar secara terbuka setelah pengumuman itu.
"Ini adalah keputusan yang baik dari pemerintah dan peringatan kepada yang lain. Saat itu, semua orang mengatakan bahwa mereka mencapai puncak jadi kami melaporkannya. Tetapi industri pendakian gunung didasarkan pada kepercayaan dan kami harus pertahankan itu," kata Mingma Sherpa dari Seven Summit Treks.
Baca juga: China dan Nepal Revisi Ketinggian Gunung Everest
Berdiri di puncak gunung setinggi 8.848 meter di atas permukaan laut menambah bintang pada resume pendaki, dan banyak yang melanjutkan karir sebagai motivator dan penulis.
Sistem saat ini menuntut foto, dan laporan dari pemimpin tim serta petugas penghubung pemerintah yang ditempatkan di base camp - tetapi tampak telah membuka peluang untuk upaya pemalsuan.
Seven Summit Treks, yang menyelenggarakan ekspedisi tersebut, telah didenda Rp6,3 juta dan Sherpa atau pemandu pendaki Gunung Everest yang membantu mereka didenda sekitar Rp 1 juta.
Yadav, Goswami dan Phukon belum memberikan komentar secara terbuka setelah pengumuman itu.
"Ini adalah keputusan yang baik dari pemerintah dan peringatan kepada yang lain. Saat itu, semua orang mengatakan bahwa mereka mencapai puncak jadi kami melaporkannya. Tetapi industri pendakian gunung didasarkan pada kepercayaan dan kami harus pertahankan itu," kata Mingma Sherpa dari Seven Summit Treks.
Baca juga: China dan Nepal Revisi Ketinggian Gunung Everest
Berdiri di puncak gunung setinggi 8.848 meter di atas permukaan laut menambah bintang pada resume pendaki, dan banyak yang melanjutkan karir sebagai motivator dan penulis.
Sistem saat ini menuntut foto, dan laporan dari pemimpin tim serta petugas penghubung pemerintah yang ditempatkan di base camp - tetapi tampak telah membuka peluang untuk upaya pemalsuan.
Lihat Juga :