RI Gelontorkan Rp. 32 Miliar untuk Bantu Palestina Hadapi Pandemi Covid-19

Rabu, 10 Februari 2021 - 22:15 WIB
loading...
RI Gelontorkan Rp. 32...
Retno menuturkan, bantuan ini akan disalurkan melalui Palang Merah Internasional (ICRC) dan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA). Foto/Kemlu RI
A A A
AMMAN - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan, Indonesia menggelontorkan dana sebesar USD 2,3 juta atau sekitar Rp. 32 miliar kepada Palestina. Retno menuturkan, dana ini adalah bentuk dukungan kuat Indonesia kepada Palestina, khususnya di masa pandemi saat ini.

Berbicara saat menggelar konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki, Retno menuturkan, bantuan ini akan disalurkan melalui Palang Merah Internasional (ICRC) dan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).

"Tentang dukungan Indonesia kepada Palestina, termasuk saat terjadi pandemi. Kami juga membahasnya. Indonesia berkomitmen untuk memberikan USD 2,3 juta untuk Palestina melalui berbagai mekanisme secara bilateral maupun melalui UNRWA dan ICRC," ucap Retno.

"Saat ini, pemerintah Indonesia sedang berkomunikasi erat dengan otoritas Palestina, UNRWA, dan ICRC. Dan, kami berharap dana bantuan penanggulangan Covid di Palestina bisa dicairkan pada semester pertama tahun ini," sambungnya pada Rabu (10/2/2021).

Dia kemudian mengatakan, sebagai salah satu co-chair dari Covax AMC Engagement Group, dia juga menyoroti pentingnya memastikan akses dan distribusi vaksin yang adil dan setara kepada rakyat Palestina.Baca juga: Palestina Mulai Kampanye Vaksinasi untuk Berangus Covid-19

Dalam pertemuan tersebut, dia dan Maliki juga membahas mengenai kemungkinan jalan untuk dimulainya kembali pembicaraan damai dengan Israel. Renti menegaskan bahwa pembicaraan dan negosiasi harus dilanjutkan lebih cepat daripada nanti dan Indonesia siap untuk berkontribusi.

Retno mengatakan, dia dan Maliki juga membahas mengenai persaturan Palestina. Diplomat senior Indonesia menegaskan pentingnya persatuan dan soliditas Palestina. "Ini menjadi lebih penting menjelang pemilihan Presiden dan Parlemen yang direncanakan di Palestina. Oleh karena itu, pertemuan di Kairo sangat penting dan saya berharap pertemuan berikutnya di bulan Maret juga akan membawa hasil yang positif," ujarnya.

"Persatuan yang kuat sangat penting untuk memastikan pemilu yang sukses di Palestina. Dan untuk tujuan ini, Indonesia siap mengirimkan pengamat kami atas permintaan Anda, tentunya," sambungnya.

Dia kemudian mendoakan agar situasi kondusif ini terus terjaga dan berharap Israel juga dapat mendukung perkembangan positif ini.Baca juga: Hamas dan Fatah Sepakati Prosedur Pemilu Palestina

"Mari kita terus bekerja sama untuk menjaga kondisi yang kondusif tidak hanya dalam persiapan pemilu Anda tetapi juga untuk negosiasi Anda selanjutnya, untuk perdamaian yang adil dan langgeng," ungkapnya.

"Dan kondisi kondusif tersebut juga diharapkan dari pihak Israel antara lain dengan menghentikan pencaplokan. Sekali lagi, terima kasih banyak atas pertemuan ini. Dan mari kita terus bekerja sama dan yakinlah, Indonesia akan selalu bersamamu," tukas Retno.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
Untuk Membangun Kembali...
Untuk Membangun Kembali Kota Gaza, Palestina Butuh Rp868 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved