Ketua Tim WHO: COVID-19 Mungkin Mengambil Jalan Berbelit ke Wuhan
Rabu, 10 Februari 2021 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Embarek mengatakan timnya telah mengidentifikasi pedagang pasar yang menjual produk hewan beku termasuk hewan liar yang dibudidayakan.
“Jadi ada potensi untuk terus mengikuti petunjuk ini dan melihat lebih jauh pada rantai pasokan dan hewan yang dipasok ke pasar,” ujar dia.
China telah mendorong gagasan bahwa virus dapat ditularkan melalui makanan beku dan berulang kali mengumumkan temuan jejak virus corona pada kemasan makanan impor.
“Kami tahu virus dapat bertahan dalam kondisi yang ditemukan di lingkungan yang dingin dan beku ini, tetapi kami tidak benar-benar memahami apakah virus dapat menularkan ke manusia atau dalam kondisi apa,” ungkap Embarek.
Tim tiba di Wuhan pada 14 Januari dan setelah dua pekan karantina, mengunjungi tempat-tempat utama termasuk pasar makanan laut Huanan, lokasi kelompok infeksi pertama yang diketahui, serta Institut Virologi Wuhan, yang terlibat dalam penelitian virus corona.
Anggota tim berusaha mengendalikan ekspektasi untuk misi tersebut. Pakar penyakit menular Dominic Dwyer mengatakan mungkin perlu waktu bertahun-tahun untuk sepenuhnya memahami asal-usul COVID-19.
Amerika Serikat mengatakan China perlu lebih terbuka dalam hal berbagi data dan sampel serta memungkinkan akses ke pasien, staf medis, dan pekerja laboratorium. Beijing kemudian menuduh Washington mempolitisasi misi ilmiah itu.
“Jadi ada potensi untuk terus mengikuti petunjuk ini dan melihat lebih jauh pada rantai pasokan dan hewan yang dipasok ke pasar,” ujar dia.
China telah mendorong gagasan bahwa virus dapat ditularkan melalui makanan beku dan berulang kali mengumumkan temuan jejak virus corona pada kemasan makanan impor.
“Kami tahu virus dapat bertahan dalam kondisi yang ditemukan di lingkungan yang dingin dan beku ini, tetapi kami tidak benar-benar memahami apakah virus dapat menularkan ke manusia atau dalam kondisi apa,” ungkap Embarek.
Tim tiba di Wuhan pada 14 Januari dan setelah dua pekan karantina, mengunjungi tempat-tempat utama termasuk pasar makanan laut Huanan, lokasi kelompok infeksi pertama yang diketahui, serta Institut Virologi Wuhan, yang terlibat dalam penelitian virus corona.
Anggota tim berusaha mengendalikan ekspektasi untuk misi tersebut. Pakar penyakit menular Dominic Dwyer mengatakan mungkin perlu waktu bertahun-tahun untuk sepenuhnya memahami asal-usul COVID-19.
Amerika Serikat mengatakan China perlu lebih terbuka dalam hal berbagi data dan sampel serta memungkinkan akses ke pasien, staf medis, dan pekerja laboratorium. Beijing kemudian menuduh Washington mempolitisasi misi ilmiah itu.
(sya)
Lihat Juga :