Rezim Erdogan Dituding 'Jual' Uighur dengan Imbalan Vaksin China

Sabtu, 06 Februari 2021 - 05:37 WIB
loading...
A A A
Namun itu semua berubah sejak upaya kudeta yang gagal pada 2016 lalu. Peristiwa itu mendorong pembersihan massal dan mengasingkan Erdogan dari pemerintah Barat. Yang berhasil mengisi kekosongan itu adalah China, yang meminjamkan serta menginvestasikan miliaran di Turki.

Tanda-tanda ikatan ekonomi yang kuat berlimpah, besar dan kecil. Seorang eksportir dengan bisnis di China ditunjuk sebagai duta besar Turki untuk Beijing. China juga mendanai pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara senilai USD1,7 miliar di tepi laut Mediterania Turki. Bandara Istanbul memperoleh sertifikasi "Bandara Ramah China" pertama di dunia, menyisihkan konter check-in untuk menerima ribuan wisatawan dari Shanghai dan Beijing. Dan retorika Presiden Erdogan yang dulu berapi-api telah berubah menjadi membosankan dan diplomatis, memuji para pemimpin China atas bantuan mereka.

China juga mulai meminta ekstradisi lebih banyak warga Uighur dari Turki. Dalam satu bocoran permintaan ekstradisi 2016 yang pertama kali dilaporkan oleh Axios dan diperoleh secara independen oleh The Associated Press, pejabat China meminta ekstradisi mantan vendor ponsel Uighur, menuduhnya mempromosikan kelompok teror ISIS secara online. Penjual ditangkap tetapi akhirnya dibebaskan dari dakwaan.

Abdurehim Parac, seorang penyair Uighur yang ditahan dua kali dalam beberapa tahun terakhir, mengatakan bahkan penahanan di Turki "seperti hotel" dibandingkan dengan kondisi "neraka" yang dia alami selama tiga tahun di penjara China. Imim akhirnya dibebaskan setelah hakim membersihkan namanya. Tapi dia kesulitan tidur di malam hari karena takut RUU ekstradisi akan disahkan, dan menyebut tekanan itu "tak tertahankan".

“Kematian menanti saya di China,” ujarnya.

Baca juga: Daftar Tahanan Bocor, Ungkap Cara Pemerintah China Tangkap Muslim Uighur

Ketakutan yang meningkat sudah mendorong masuknya orang-orang Uighur ke Jerman, Belanda, dan negara-negara Eropa lainnya.

"Beberapa sangat putus asa sehingga mereka bahkan menyelinap melintasi perbatasan secara ilegal," kata Ali Kutad, yang melarikan diri dari China ke Turki pada tahun 2016.

“Turki adalah tanah air kedua kami,” kata Kutad. "Kami sangat takut," ia memungkasi.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Berita Terkini
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved