Rusia Usir Diplomat Barat, Dituding Ikut Aksi Dukung Navalny
Sabtu, 06 Februari 2021 - 00:52 WIB
loading...
A
A
A
Dalam protes massal di 11 zona waktu Rusia selama dua akhir pekan berturut-turut, banyak orang meneriakkan slogan menentang Putin sebagai pertunjukan ketidakpuasan terbesar dalam beberapa tahun. Ribuan orang ditahan. Beberapa sekutu dekat Navalny menghadapi tuntutan pidana dan berada dalam tahanan rumah, dan banyak rekannya dijatuhi hukuman penjara singkat.
Navalny (44) seorang penyelidik antikorupsi dan kritikus Presiden Rusia Vladimir Putin paling terkemuka, ditangkap pada 17 Januari setelah kembali dari Jerman, di mana ia menghabiskan lima bulan untuk memulihkan diri dari keracunan zat saraf yang ia salahkan kepada Kremlin. Namun otoritas Rusia menolak tuduhan tersebut.
Pada hari Selasa, pengadilan Moskow memutuskan bahwa selama berada di Jerman, Navalny melanggar persyaratan masa percobaan dari hukuman percobaan pencucian uang 2014 dan memerintahkannya untuk menjalani hukuman penjara dua tahun delapan bulan. Keputusan itu memicu kemarahan internasional.
Baca juga: Rusia Dakwa Kritikus Kremlin Alexei Navalny Hukuman Penjara 2 Tahun
Navalny (44) seorang penyelidik antikorupsi dan kritikus Presiden Rusia Vladimir Putin paling terkemuka, ditangkap pada 17 Januari setelah kembali dari Jerman, di mana ia menghabiskan lima bulan untuk memulihkan diri dari keracunan zat saraf yang ia salahkan kepada Kremlin. Namun otoritas Rusia menolak tuduhan tersebut.
Pada hari Selasa, pengadilan Moskow memutuskan bahwa selama berada di Jerman, Navalny melanggar persyaratan masa percobaan dari hukuman percobaan pencucian uang 2014 dan memerintahkannya untuk menjalani hukuman penjara dua tahun delapan bulan. Keputusan itu memicu kemarahan internasional.
Baca juga: Rusia Dakwa Kritikus Kremlin Alexei Navalny Hukuman Penjara 2 Tahun
(ber)
Lihat Juga :