Blinken: Iran Sedikit Lagi Miliki Semua Bahan Baku Produksi Bom Nuklir

Rabu, 03 Februari 2021 - 17:07 WIB
loading...
Blinken: Iran Sedikit...
Blinken sebut Iran hanya butuh waktu beberapa bulan, atau bahkan beberapa pekan untuk bisa membuat senjata nuklir. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Iran hanya butuh waktu beberapa bulan, atau bahkan beberapa pekan untuk bisa membuat senjata nuklir. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) , Antony Blinken.Dalam sebuah wawancara dengan NBC News, Blinken mengatakan Iran masih beberapa bulan lagi untuk menjadi ancaman nuklir.Baca juga: Makin Berani, Iran Perkaya Uranium di Set Sentrifugal Kedua di Natanz "Ini adalah masalah yang bisa menjadi lebih akut karena jika Iran terus mencabut beberapa pembatasan yang diberlakukan oleh perjanjian, itu bisa menjadi hitungan minggu," katanya."Intinya adalah mereka semakin mendekati titik di mana mereka akan menjadi pembangkit tenaga nuklir ambang batas - atau sebenarnya tenaga nuklir," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (3/2/2021).Sebelumnya, Iran Mengatakan mereka tidak mengejar ambisi untuk memiliki bom nuklir . Teheran juga menegaskan bahwa senjata pemusnah massal semacam itu bertentangan dengan Islam dan fatwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei."Iran belum dan tidak mengejar senjata nuklir. Kami menyarankan AS untuk mengambil pelajaran dari empat tahun perlawanan Iran dan kegagalan maksimum (Donald) Trump dan kembali ke jalur interaksi yang benar," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh.Khatibzadeh kemudian mengatakan bahwa produksi dan penggunaan senjata pemusnah massal dilarang oleh hukum agama di Iran dan di bawah fatwa yang dikeluarkan olehKhamenei.Baca juga: Teheran: Iran Tidak Mengejar Bom Nuklir, Itu Bertentangan dengan Islam
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Berita Terkini
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved