Hicks: Sistem Rudal AS Bertujuan Mencegah Serangan Nuklir Korut

Rabu, 03 Februari 2021 - 00:58 WIB
loading...
Hicks: Sistem Rudal...
Calon wakil menteri pertahanan Amerika Serikat, Kathleen Hicks. Foto/Yonhap
A A A
WASHINGTON - Sistem pertahanan rudal Amerika Serikat (AS) bertujuan memberikan pencegahan terhadap serangan nuklir "terbatas" dari negara-negara seperti Korea Utara (Korut). Demikian disampaikan calon wakil menteri pertahanan (wamenhan) Kathleen Hicks dalam sidang pra-konfirmasi oleh Komite Angkatan Bersenjata Senat Amerika pada hari Selasa.

Baca: Teheran: Iran Tidak Mengejar Bom Nuklir, Itu Bertentangan dengan Islam

Hicks mengatakan jika dikonfirmasi sebagai wakil menteri pertahanan, dia akan bekerja untuk lebih meningkatkan sistem pertahanan rudal Amerika.

"Seperti yang saat ini dibangun, hubungan antara pertahanan rudal AS dan persenjataan nuklir AS saling melengkapi," katanya dalam tanggapan tertulis atas pertanyaan Komite Angkatan Bersenjata Senat.

"Kedua kemampuan tersebut berkontribusi untuk mencegah serangan terhadap Amerika Serikat, dengan senjata nuklir AS menghadirkan ancaman pembalasan yang kredibel dan pertahanan rudal AS yang ditujukan untuk mencegah serangan nuklir terbatas dari Korea Utara atau pun Iran," papar Hicks, seperti dikutip Yonhap, Rabu (3/2/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved