RI Desak Semua Pihak di Myanmar Tahan Diri, Selesaikan Masalah Lewat Dialog
Senin, 01 Februari 2021 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, militer Myanmar sendiri telah mengkonfirmasi melakukan kudeta. Militer telah menunjuk seorang jenderal sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Presiden dan mengumumkan keadaan darurat hingga 1 tahun. Baca juga: Terkonfirmasi Kudeta, Militer Myanmar Umumkan Keadaan Darurat 1 Tahun
Belum jelas siapa sosok jenderal yang ditunjuk sebagai Plt Presiden. Dalam pengumumannya militer mengatakan deklarasi keadaan darurat diperlukan untuk menjaga "stabilitas" negara. Militer juga menuduh komisi pemilihan umum negara gagal menangani "kecurangan besar" dalam pemilu November 2020 lalu.
Partainya Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang berkuasa, menang telak dalam pemilu November tahun lalu. Namun, kubu militer tidak mengakuinya dan menuduh pemilu dicurangi.
Baca juga : Kunjungan Wisman Anjlok 75,03% di 2020, Tantangan Masih Berat di 2021
Belum jelas siapa sosok jenderal yang ditunjuk sebagai Plt Presiden. Dalam pengumumannya militer mengatakan deklarasi keadaan darurat diperlukan untuk menjaga "stabilitas" negara. Militer juga menuduh komisi pemilihan umum negara gagal menangani "kecurangan besar" dalam pemilu November 2020 lalu.
Partainya Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang berkuasa, menang telak dalam pemilu November tahun lalu. Namun, kubu militer tidak mengakuinya dan menuduh pemilu dicurangi.
Baca juga : Kunjungan Wisman Anjlok 75,03% di 2020, Tantangan Masih Berat di 2021
(esn)
Lihat Juga :