Sirene Serangan Udara Meraung-raung di Teheran, karena F-35 Israel?
Senin, 01 Februari 2021 - 06:40 WIB
loading...
A
A
A
Insiden hari Jumat bukanlah pertama kalinya desas-desus menyebar online tentang Israel menguji jet-jet tempur F-35 mereka terhadap pertahanan udara Iran, di mana sebuah surat kabar Kuwait mengklaim dua tahun lalu bahwa jet tempur siluman generasi kelima itu telah melintasi Suriah ke Irak dan ke Iran, tempat mereka melakukan pengintaian di Bandar Abbas, Isfahan, dan Shiraz.
Media Iran menolak klaim tersebut, dengan menunjukkan bahwa analisis dasar dari karakteristik jangkauan F-35 (1.700 km hingga 2.200 km) akan membuat Israel tidak mungkin terbang jauh-jauh dari Israel ke Iran dan kembali dalam mode siluman tanpa mengisi bahan bakar. Sekadar diketahui, ketika dalam proses pengisian bahan bakar, pesawat canggih seperti itu tidak dapat menyembunyikan posisi mereka.
Baca juga: 6 Pesawat Tempur China dan Pesawat AS Sama-sama Terobos Wilayah Taiwan
Teheran juga mengatakan bahwa mereka memiliki kemampuan radar strategis dan seluler canggih yang diperlukan untuk mendeteksi pesawat musuh, termasuk yang memiliki kemampuan siluman. Pada Juni 2019, sistem rudal jarak menengah buatan Iran; Khordad-3, menembak jatuh drone pengintai Amerika Serikat; Global Hawk, senilai USD220 juta dari langit di atas Selat Hormuz.
Raungan sirene pada Jumat malam terdengar di tengah ketegangan yang meningkat di kawasan itu, di mana AS menerbangkan pembom strategis B-52 di Timur Tengah hanya beberapa hari setelah Joe Biden dilantik sebagai presiden menggantikan Donald Trump.
Media Iran menolak klaim tersebut, dengan menunjukkan bahwa analisis dasar dari karakteristik jangkauan F-35 (1.700 km hingga 2.200 km) akan membuat Israel tidak mungkin terbang jauh-jauh dari Israel ke Iran dan kembali dalam mode siluman tanpa mengisi bahan bakar. Sekadar diketahui, ketika dalam proses pengisian bahan bakar, pesawat canggih seperti itu tidak dapat menyembunyikan posisi mereka.
Baca juga: 6 Pesawat Tempur China dan Pesawat AS Sama-sama Terobos Wilayah Taiwan
Teheran juga mengatakan bahwa mereka memiliki kemampuan radar strategis dan seluler canggih yang diperlukan untuk mendeteksi pesawat musuh, termasuk yang memiliki kemampuan siluman. Pada Juni 2019, sistem rudal jarak menengah buatan Iran; Khordad-3, menembak jatuh drone pengintai Amerika Serikat; Global Hawk, senilai USD220 juta dari langit di atas Selat Hormuz.
Raungan sirene pada Jumat malam terdengar di tengah ketegangan yang meningkat di kawasan itu, di mana AS menerbangkan pembom strategis B-52 di Timur Tengah hanya beberapa hari setelah Joe Biden dilantik sebagai presiden menggantikan Donald Trump.
(min)
Lihat Juga :