Pengusaha Rusia Klaim Pemilik 'Istana Putin' di Laut Hitam
Minggu, 31 Januari 2021 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
“Sekarang bukan lagi rahasia, saya yang diuntungkan,” kata Rotenberg dalam video yang dipublikasikan oleh stasiun televisi Mash Telegram.
“Ada fasilitas yang agak rumit, kreditornya banyak, dan saya berhasil menjadi penerima,” imbuhnya mantan lawan sparring judo presiden Rusia itu seperti dikutip dari New Zealand Herald, Minggu (31/1/2021).
Baca juga : Lukaku Borong Dua Gol, Inter Permak Benevento
Dia tidak memberikan rincian keuangan lebih lanjut dari pembelian tersebut atau bagaimana itu didanai. Namun diketahui Rotenberg menjual sahamnya di perusahaan konstruksi pipa gas Stroygazmontazh pada 2019 yang menurut harian bisnis RBC senilai USD1,3 miliar.
Rotenberg adalah salah satu pejabat dan eksekutif bisnis Rusia yang masuk daftar hitam oleh Amerika Serikat dan kekuatan Barat lainnya setelah aneksasi Krimea oleh Rusia pada Maret 2014.
Putin sendiri telah membantah kepemilikan istana mewah tersebut.
“Ada fasilitas yang agak rumit, kreditornya banyak, dan saya berhasil menjadi penerima,” imbuhnya mantan lawan sparring judo presiden Rusia itu seperti dikutip dari New Zealand Herald, Minggu (31/1/2021).
Baca juga : Lukaku Borong Dua Gol, Inter Permak Benevento
Dia tidak memberikan rincian keuangan lebih lanjut dari pembelian tersebut atau bagaimana itu didanai. Namun diketahui Rotenberg menjual sahamnya di perusahaan konstruksi pipa gas Stroygazmontazh pada 2019 yang menurut harian bisnis RBC senilai USD1,3 miliar.
Rotenberg adalah salah satu pejabat dan eksekutif bisnis Rusia yang masuk daftar hitam oleh Amerika Serikat dan kekuatan Barat lainnya setelah aneksasi Krimea oleh Rusia pada Maret 2014.
Putin sendiri telah membantah kepemilikan istana mewah tersebut.
Lihat Juga :