'Dimarahi' Politisi Republik, Legislator Demokrat Pindah Kantor
Sabtu, 30 Januari 2021 - 20:38 WIB
loading...
A
A
A
Lembaganon pemerintah Republik, Koalisi Yahudi, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan kepemimpinan Partai Republik mengenai langkah selanjutnya dalam masalah ini, tetapi tidak merinci lebih lanjut.
Dalam sebuah pernyataan, organisasi tersebut mengatakan bahwa organisasi itu berhasil menolak pemilihan Greene tahun 2020 karena dia telah mempromosikan teori konspirasi politik yang aneh dan telah berpose dengan pemimpin supremasi kulit putih serta menolak untuk mengakui kesalahan dalam melakukannya.
Baca juga: Meski Bersatu, Republik Gagal Hadang Sidang Pemakzulan Trump
Greene pertama kali mendapatkan perhatian nasional karena ketertarikannya pada teori konspirasi QAnon yang secara keliru mengklaim bahwa high profile Partai Demokrat adalah bagian dari lingkaran pedofil anak-anak. CNN melaporkan bahwa sebelum masuk ke Kongres, Greene telah menyatakan dukungannya untuk mengeksekusi politisi Partai Demokrat, termasuk Ketua DPR dari Partai Demokrat Nancy Pelosi.
Greene juga mempromosikan klaim palsu Trump bahwa dia memenangkan pemilihan presiden pada November lalu.
Pelosi mengatakan pada hari Kamis bahwa langkah-langkah keamanan baru mungkin diperlukan ketika musuh berada di dalam Dewan Perwakilan Rakyat.
Dalam sebuah pernyataan, organisasi tersebut mengatakan bahwa organisasi itu berhasil menolak pemilihan Greene tahun 2020 karena dia telah mempromosikan teori konspirasi politik yang aneh dan telah berpose dengan pemimpin supremasi kulit putih serta menolak untuk mengakui kesalahan dalam melakukannya.
Baca juga: Meski Bersatu, Republik Gagal Hadang Sidang Pemakzulan Trump
Greene pertama kali mendapatkan perhatian nasional karena ketertarikannya pada teori konspirasi QAnon yang secara keliru mengklaim bahwa high profile Partai Demokrat adalah bagian dari lingkaran pedofil anak-anak. CNN melaporkan bahwa sebelum masuk ke Kongres, Greene telah menyatakan dukungannya untuk mengeksekusi politisi Partai Demokrat, termasuk Ketua DPR dari Partai Demokrat Nancy Pelosi.
Greene juga mempromosikan klaim palsu Trump bahwa dia memenangkan pemilihan presiden pada November lalu.
Pelosi mengatakan pada hari Kamis bahwa langkah-langkah keamanan baru mungkin diperlukan ketika musuh berada di dalam Dewan Perwakilan Rakyat.
Lihat Juga :