Remaja Singapura Hendak Bantai Muslim di 2 Masjid, Terinspirasi Teroris Christchurch
Kamis, 28 Januari 2021 - 12:07 WIB
loading...
A
A
A
Masih menurut Kementerian Dalam Negeri Singapura, remaja tersebut mengakui selama penyelidikan bahwa dia dapat memperkirakan dua hasil dari rencananya. "Dia ditangkap sebelum dia dapat melakukan serangan, atau dia melaksanakan rencananya dan kemudian dibunuh oleh pasukan polisi," imbuh kementerian itu mengutip prediksi yang dipaparkan remaja tersebut.
"Dia masuk dengan persiapan penuh, mengetahui bahwa dia akan mati, dan dia siap untuk mati," kata Menteri Hukum dan Dalam Negeri K Shanmugam seperti dikutip oleh media lokal.
Baca juga: Jadi Oposisi, Ulama Iran Serukan Diakhirinya Permusuhan dengan Israel
Pada bulan Desember, Departemen Keamanan Internasional (ISD) mengatakan seorang pria Singapura berusia 48 tahun ditahan di bawah ISA karena "aktif" terlibat dalam perang saudara di Yaman.
“Sheik Heikel Khalid Bafana, yang berada di Yaman dari 2008 hingga 2019, telah secara sukarela mengangkat senjata dan juga bekerja sebagai agen bayaran untuk kekuatan asing dengan mengumpulkan informasi intelijen di Yaman,” kata ISD kepada media lokal.
Shanmugam menunjukkan bahwa sejak 2015, tujuh orang di bawah usia 20 tahun telah ditahan atau "diberi perintah pembatasan berdasarkan ISA".
"Dia masuk dengan persiapan penuh, mengetahui bahwa dia akan mati, dan dia siap untuk mati," kata Menteri Hukum dan Dalam Negeri K Shanmugam seperti dikutip oleh media lokal.
Baca juga: Jadi Oposisi, Ulama Iran Serukan Diakhirinya Permusuhan dengan Israel
Pada bulan Desember, Departemen Keamanan Internasional (ISD) mengatakan seorang pria Singapura berusia 48 tahun ditahan di bawah ISA karena "aktif" terlibat dalam perang saudara di Yaman.
“Sheik Heikel Khalid Bafana, yang berada di Yaman dari 2008 hingga 2019, telah secara sukarela mengangkat senjata dan juga bekerja sebagai agen bayaran untuk kekuatan asing dengan mengumpulkan informasi intelijen di Yaman,” kata ISD kepada media lokal.
Shanmugam menunjukkan bahwa sejak 2015, tujuh orang di bawah usia 20 tahun telah ditahan atau "diberi perintah pembatasan berdasarkan ISA".
(min)
Lihat Juga :